Kapten Inf Zul Abdullah : Kita Percantik Rumah Ibu Esi

Dibaca: 52 kali

SIDAKPOST.ID, Merangin – Tahap demi tahap sudah kita lalui dalam pembangunan rumah Ibu Esi pada program bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD Ke 111 Kodim 0420/Sarko Tahun 2021.

Memberi nuansa yang asri, ia bersama anggota satgas TMMD, mendatangkan pot-pot bunga dan berbagai macam jenis bibit tanaman bunga untuk di tanami guna menghias dan mempercantik rumah Ibu Esi, terang Kapten Inf Zul Abdullah koordinator RTLH jabatan definitinya sebagai Danramil 420-02/Muara Limun Kodim 0420/Sarko.

Setidaknya dengan masuk pada proses finishsing pengerjaan rumah, sebagian anggota satgas membantu mengerjakan tambahan bantuan berupa tanaman bunga, yang kita kenal juga dengan sebutan over prestasi, tambahnya lagi.

“Sehingga akan mempercantik halaman rumahnya, dan akan bisa mensejajarkan dengan warga lainnya, dengan harapan tidak ada ketimpangan sosial dalam hidup bermasyarakat,”urai Kapten Zul Abdullah.

Ia (Kapten Inf Zul Abdullah) menceritakan, Dansatgas TMMD Ke 111 Kodim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis S.A.P., M. Han mengintruksikan kepada kami selaku koordinator, agar selalu berbuat semaksimal mungkin dalam program TMMD ini, curahkan segala kemampuan guna memberikan hasil yang terbaik kepada masyarakat.

Telak saja, dengan instruksi ini, kami tentunya akan bekerja sebaik dan semaksimal mungkin guna mensukseskan TMMD di Desa Bukit Beringin Kecamatan Bangko Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, tegas Kapten Zul Abdullah, Kamis (8/7/2021).

Dansatgas begitu berharap akan adanya kemajuan pembangunan di Bukit Beringin begitu juga dengan sasaran non fisik, kami sebagai bagian dari TMMD ini sesuai dengan perintah dan instruksi Dansatgas akan berbuat semaksimal mungkin dengan terus melakukan langkah-langkah over prestasi dalam mendukung kelancaran dan kesuksesan TMMD Ke 111 Tahun 2021, tutupnya.

Ibu Esi yang terlihat bersemangat memindahkan satu persatu bunga dari polybag ke pot sebagai wadahnya, berucap “boro-boro mau beli pot sama kembang Pak (“kembang” bahasa yang lazim kita kenal dengan sebutan bunga), makan saja susah, harus nyari brondolan sawit dulu.

“Kodim Sarko hadir, semua kehidupan kami berubah baik, terimakasih Bapak-Bapak Kodim Sarko, ucap Esi melanjutkan memindahkan tanaman kembangnya,” katanya. (Sp)

ADVERTISEMENT