Kanit Binmas : Pelaku Pembakaran Hutan Terancam 5 Tahun Penjara

Dibaca: 136 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) diancam dengan hukuman berat, sesuai Undang- Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, pasal 50 ayat (3) huruf d menegaskan bahwa, setiap orang dilarang membakar hutan.

Dalam pasal 78 ayat (3) barang siapa dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (3) huruf d, diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 5 milyar.

Pasal 78 ayat (4) barang siapa karena kelalaiannya melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (3) huruf d, diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 1,5 milyar.

Hal tetdebut diungkapkan oleh Aiptu Marfin Kanit Binmas Polsek Rimbo Ulu Polres Tebo, pada saat sosialisasi tentang karhutla kepada Ketua RT dan tokoh masyarakat, bertempat di Desa Sido Rukun Unit 12 Kecamatan Rimbo Ulu Kabupaten Tebo, Senin (08/06).

Kanit Binmas Aiptu Marfin saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya menggelar sosialisasi tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan berikut sanksi bagi pelakunya.

“Kita gelar sosialisasi karhutla ini, dalam rangka Operasi Kewilayahan dengan Sandi ” Bina Karuna Siginjai 2020 ” yang dimulai tanggal 8 Juni sampai dengan 7 Juli 2020, dengan tujuan mengantisipasi dan pencegahan karhurla diwilayah Kabupaten Tebo, “ujar Kanit Binmas Aiptu Marfin.

Lanjutnya, kepada masyarakat yang membuka lahan untuk kebun jangan dengan cara dibakar, lebih baiknya kayu yang ditumbang ditumpuk dan bisa dijadikan pupuk kompos.

“Untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan dan lahan, jangan membakar sampah dikebun dan jangan membuang puntung rokok disembarangan tempat, “tukasnya. (asa)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT