Jadi Pembina Upacara, Sertu Syafrizal : Jangan Lupakan Jasmerah

Babinsa Sertu Syafrizal jadi Pembina Upacara di SDN 74/VIII Mandiri Agung. Senin (7/11). Foto : sidakpost.id/Amir. Biro Tebo

SIDAKPOST.ID, TEBO – Jangan sekali -kali meninggalkan sejarah (Jasmerah) adalah semboyan yang terkenal yang diucapkan oleh Ir Soekarno, dalam pidatonya yang terakhir pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1966 yang silam.

Histori atau sejarah besar bangsa Indonesia diantaranya jasa para pejuang kesuma bangsa merebut kemerdekaan dengan perjalanan waktu yang cukup panjang, dengan penuh pengorbanan air mata darah dan nyawa melawan penjajah dari bumi pertiwi nusantara yang tercinta.

Semangat kepahlawanan dan bukti bangsa Indonesia menghargai jasa para pahlawan kesuma bangsa, maka setiap tanggal 10 November di Peringati Hari Pahlawan secara Nasional.

Semangat Kepahlawanan harus terus digelorakan di dada para generasi muda atau pelajar sebagai penerus bangsa.

Hal tersebut disampaikan oleh Babinsa Sertu Syafrizal Koramil 416 – 07/Rimbo Bujang Kodim 0416/Bute saat menjadi Pembina Upacara Bendera, bertempat di SDN 74/VIII Kelurahan Mandiri Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, Senin (07/11/2022).

Dihadapan para Siswa -Siswi dan Kepala Sekolah Serta Dewan guru maupun Staf SDN 74 Sertu Syafrizal juga mengatakan, sebagai generasi muda atau pelajar jangan sekali – kali meninggalkan sejarah atau Jasmerah.

” Dalam rangka menyongsong Peringatan Hari Pahlawan 10 November ini, mari kita mengingat jasa pahlawan dan jangan melupakan perjuangan para pahlawan kita yang berjuang demi kemerdekaan indonesia. Karena atas jasa-jasanya para pahlawan kita dapat bernafas menghirup udara menikmati kemerdekaan Republik ini,” ungkap Sertu Syafrizal.

Ditambahkan Sertu Syafrizal, dirinya mengajak kepada generasi muda untuk mengisi kemerdekaan ini, dengan hal -hal yang bermanfaat, sebagai generasi muda penerus bangsa jangan merusak dengan hal-hal yang tidak penting, hal yang dapat menghancurkan dan merusak masa depan.

” Belajar dan terus belajar, hormati orang tua dan guru, mari jauhi dan perangi narkoba, karena narkoba dapat merusak bangsa, bahkan dapat merusak kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. ” Tutup Babinsa Syafrizal.