Ihsan Yunus : Pemilu Serentak Adalah Tes Pengamalan Pancasila

Dibaca: 53 kali

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tinggal menghitung hari. Pada 17 April 2019, segenap rakyat Indonesia akan beramai-ramai datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menentukan mau dibawa ke mana Indonesia lima tahun ke depan.

Rakyat akan menentukan siapa yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden, calon-calon legislatif baik di pusat maupun daerah dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Makin dekat ke hari pencoblosan, suhu politik makin meninggi. Dari rumor Pemilu tidak netral, adanya politik uang hingga tingkat golput yang tinggi menjadi beberapa isu yang mengemuka.

Bagi Ihsan Yunus, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP yang akan kembali bertarung untuk masuk Senayan pada Pemilu Serentak nanti, ajang Pemilu Serentak adalah tes bangsa Indonesia dalam mengamalkan Pancasila. Hal ini disampaikannya dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dilangsungkan di Desa Sukamaju, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi pada Sabtu, 30 Maret 2019.

“Salah satu sila dalam kelima sila Pancasila itu adalah Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Salah satu tafsir adil dan beradab di sini berarti berintegritas, berlaku dengan memperhatikan rambu-rambu moral, adil sejak dalam pikiran, tidak asal menghakimi sekalipun itu lawan politik. Pemilu Serentak nanti adalah tes pengamalan Pancasila terutama sila kedua tadi,” ujar Ihsan dalam acara yang dihadiri oleh tidak kurang dari 150 warga setempat dan tokoh-tokoh yang dituakan.

“Kita harapkan semua pihak menjaga integritasnya dan bertindak sesuai hukum yang berlaku. Penyelenggara dan pengawas memastikan kenetralannya, tim kampanye tidak menyebarkan berita hoax yang dapat memecah belah rakyat, para calon yang bertarung menjauhi politik uang serta rakyat tidak abai untuk berpartisipasi aktif datang ke TPS dan memberikan suaranya,” tandas Ihsan lagi.

“Saya berharap Pemilu Serentak nanti jauh dari berita-berita miring. Semuanya berjalan lancar. Asas langsung, umum, bebas dan rahasia atau biasa kita kenal dengan istilah ‘Luber’ benar-benar menjadi landasan penyelanggaraan Pemilu Serentak. Apabila hal tersebut terpenuhi, Alhamdulillah, sebagai bangsa kita patut bangga karena kita telah lulus salah satu tes pengamalan Pancasila,” lanjutnya. (Adv/red)

ADVERTISEMENT








Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*