Pemkab Tebo dan Kejari Teken Nota Kesepakatan

Dibaca: 336 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Hari ini dilakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Tebo dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara, bertempat di Pendopo Aula Rumah Dinas Bupati Tebo, Senin (07/02/2022).

Tampak hadir pada acara ini Bupati Tebo H Sukandar, Wakil Bupati Sahlan Arfan, Sekda Tebo, Para Asisten, Staf Ahli, Direktur RSUD Tebo, Para OPD Para Camat dan undangan lainnya.

Bupati Tebo H Sukandar dalam sambutannya mengatakan, banyak proyek yang dalam pelaksanannya dapat hambatan karena waktu dan sistem yang belum berjalan dengan semestinya, berkat kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tebo ini semoga bisa berjalan lancar lagi.

“Terima kasih atas kerja samanya dan berharap kepada semua OPD yang mempunyai kegiatan infrastruktur, agar tidak ragu lagi karena takut ada timbul permasalahan dalam kegiatan itu dan kita kan sudah bekerja sama dengan Kejari Tebo, berkoordinasi dengan Kajari atau jajarannya, “kata Sukandar.

Terkait masalah Covid-19 sudah 2 tahun ini dari tahun 2019 hingga sekarang ini, imbuh Bupati, Covid-19 melanda kabupaten Tebo sampai hari ini para OPD juga panik dan khawatir. Dalam penggunaan PTC yang begitu besar kita percaya atas pendampingan dan kordinasi dari BPKP dan Kejaksaan OPD tidak akan takut dan ragu, ketika akan menggunakan anggaran yang cukup besar di angka ratusan milyar rupiah.

“Dalam kerja sama yang baik antara Pemkab Tebo dan Forkopimda di apresiasi oleh pemerintah Provinsi atas pencapaian Vaksin dari orang dewasa sampai anak anak, bahkan kabupaten Tebo peringkat ke dua se provinsi Jambi dalam penanganan Covid-19,”tandas Bupati.

Kajari Tebo Imran Yusuf, SH.,MH. Dalam sambutannya menyebutkan, bahwa suatu kebanggaan bisa kerja sama dengan Pemkab Tebo, mengingat perintah dari Kejaksaan agung seiring dengan adanya perubahan undang – undang Kejaksaan dari undang-undang tahun 2004 menjadi undang undang No 11 tahun 2021,

“Dimana pada Undang – Undang yang baru ini lebih menekankan aparat kejaksaan di minta untuk lebih berkontribusi dalam hal menuntaskan pembangunan tanpa membuat perilaku membuat seluruh jajaran Pemerintahan Kabupaten merasa ragu melaksanakan kegiatannya. Ini salah satu komitmen dari kejaksaan, dibawah kepemimpinan Kejaksaan Agung,”kata Imran Yusuf.

Kalaupun nanti dalam pelaksananan MOU untuk dikoreksi atau diberikan masukan, lanjut Kajari, apakah dalam pelaksanaan MOU ini sudah sesuai dari harapan Bupati Tebo dan jajaran ketika di berikan MOU kepada Kejari, kalau belum sesuai tolong sampaikan sehingga dari pihak Kejaksaan bisa untuk mengkoreksi demi memberikan kepuasan dan hasil yang maksimal bagi pemerintah kabupaten Tebo dan masyarakatnya.

“Konsep pelaksanaan tugas dan kewenangan di bidang perdata dan ketatausahaan negara ini konsepnya selalu biropi, tidak ada fi yang ada hanyalah kerjasama dan pihak kejaksaan hanya mendampingi ketika ada operasional, itulah yang akan di jalani bersama untuk mensukseskan pendampingan,” pungkasnya.

Rangksian acara diakhiri atau ditutup dengan tukar menukar Palakat dan Tanda Penghargaan, antara Pemerintah Kanupaten Tebo dengan Kejaksaan Negeri Tebo. (adv/cr1)

.

ADVERTISEMENT