PMI Tebo : Pasca TDB Tsunami di Lampung Warga Butuh Kitchen Ware

Dibaca: 181 kali

SIDAKPOST.ID,TEBO – Dalam penugasan Penanggulangan Bencana Tsunami di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. PMI Kabupaten Tebo telah menugaskan 8 personil mulai dari masa Tanggap Darurat Bencana (TDB) hingga masa peralihan pasca Tanggap Darurat Bencana.

Hal itu betujuan, selain untuk misi kemanusiaan, juga sebagai pembelajaran mengenai penanganan korban bencana dan manajemen Posko.

“Alhamdulillah, kita telah menugaskan 8 personil untuk penanggulangan bencana di Provinsi Lampung, sekaligus sebagai bahan untuk pembelajaran mengenai respon terhadap bencana alam maupun sosial,” ujar Slamet Setya Budi Pengurus PMI Tebo, Senin (7/1/2918).

Situasi saat ini, sambung Slamet, pasca Tanggap Darurat Bencana, 5 Januari 2019 di daerah terdampak Bencana Alam Tsunami di Kabupaten Lampung Selatan kondisinya masih sngat memprihatinkan terutama yang masih tinggal di Pengungsian.

“Pasca berakhirnya TDB pada tanggal 5 Januari 2019 maka tidak sedikit Dapur Umum yang ditutup atau ditarik kembali sehingga masyarakat harus mandiri disamping itu, Perlengkapan Masak (Kitchen Ware) sangat diperlukan disamping supply logistik,”ujarnya.

Sementara itu, panrsuan perkembangan Gunung Anak Krakatau yang masih berada pada level III, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memperpanjang masa Tanggap Darurat Bencana hingga 19 Januari 2019.

Setelah masa Tanggap Darurat Bencana maka akan dilanjutkan dengan masa transisi peralihan selama dua bulan dengan dilakukannya pembangunan hunian tetap sembari penanganan pengungsi.

“Dalam masa transisi setelah Tanggap Darurat Bencana, logistik, pelayanan kesehatan, air bersih dan lainnya harus tetap berjalan. Mengingat banyaknya rumah yang rusak berat, serta hilangnya mata pencaharian masyaraka,” tukasnya.

Untuk diketahui, secara total bersumber dari Posko PMI Kabupaten Lampung Selatan hingga Senin (7/1) korban tercatat 111 Jiwa meninggal dunia dengan korban jiwa terbanyak yaitu di Desa Waymuli dan Waymuli Timur sebanyak 67 Jiwa. ( asa)

ADVERTISEMENT








Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*