Sudah Lama Menanti, Warga Pelayang Antusias Sambut Silaturahmi Cek Endra

Dibaca: 86 kali

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Setelah lama menanti, warga Desa Pelayang, Kecamatan Bathin II, Kabupaten Bungo, akhirnya bisa bertatap muka dengan Cagub Jambi Cek Endra (CE), Jumat (6/11/2020). Tak pelak, dalam momen ini warga sedikit histeris menyambut kedatangan paslon nomor urut 1 yang saat itu bersilaturahmi di rumah Marjani.

Marjani dalam sambutannya mengungkapkan rasa bahagianya atas kedatangan Cagub Cek Endra. Kata Marjani, CE adalah satu-satunya Cagub yang hadir di Desa Pelayang.

“Kami sangat senang bapak berkunjung ke sini, dan satu-satunya pula yang datang kesini. Kandidat yang lahir di Bungo aja nggak ada datang kesini,” ujarnya.

Selain itu salah satu warga yang mengatas namakan nenek mamak dari Desa Pelayang mengungkapkan, apa yang menjadi cita cita paslon tersebut juga merupakan cita cita mereka.

“Kami nenek mamak senang dengan kunjungan bapak CE. Apa yang menjadi cita-cita bapak juga merupakan bagian dari kami,” ungkapnya kepada Cek Endra.

Dirinya juga menjelaskan bahwa mereka memerlukan solusi dari Cek Endra untuk mengatasi penganguran yang ada.

“Perlu bapak tau disini banyak anak muda yang jadi pengangguran. Kami harap, bapak dapat membuat lapangan kerja,” ungkapnya.

“Kami mengatas namakan warga Desa Pelayang siap mendoakan serta mendukung Cek Endra dan Ratu Munawaroh di Pilgub 2020 nanti,” tegasnya lagi.

Disisi lain, Cek Endra sangat senang dengan sambutan yang diberikan oleh warga Desa Pelayang. Cek Endra mengaku komit mengatasi masalah pengangguran yang terjadi disana.

“Saya harap Jambi ada perubahan kedepan. Kalau saya terpilih nanti, Insya Allah saya akan amanahkan semua yang bapak harapkan dari saya,” ungkapnya kepada warga.

Cek Endra juga mengungkapkan kelemahan industri di Jambi lebih dikarenakan tidak adanya pengelolahan bahan mentah menjadi produk jadi.

“Kita punya pabrik hanya sebatas bahan mentah tidak ada pengelohan sampai ke bahan jadinya,” urai Cek Endra.

Selanjutnya, menurut CE, contoh industri bahan jadi seperti karet ke aspal, sawit ke solar. Ini menjadi program nasional hanya tinggal dijemput kepala daerah.

“Saya bingung kenapa selama ini gubernur melempem menyambut program itu, saya akan memperjuangkannya nanti,” tegasnya.(zek)

ADVERTISEMENT