Tim Pusterad TNI AD, Kunjungi Makodim 0416/Bute

Dibaca: 55 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pembinaan masyarakat untuk dapat mendeteksi dini terhadap gerakan kelompok yang mengarah pada Radikalisme/ Separatisme, dilingkungan sosial, Jajaran Kodim 0416/Bungo Tebo menerima kajian dan pemahaman dan Puldata Kajian dari pusat teritorial Angkatan Darat yang berlangsung di aula Makodim 0416/Bungo Tebo.

Tim yang tergabung dalam kajian Puldata Kajian Pusterad dipimpin oleh Kolonel Inf Awal Nur Koorsahli Pusterad bersama Kapten Inf Heru W. S.IP.

Sebagai pembuka, Dandim 0416/Bungo Tebo Letkol Inf Widi Rahman, S.H,. M.Si memaparkan sekilas situasi dan kondisi Teritorial dua wilayah sebagai tanggung jawabnya.

Disampaikan, melalui kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial dengan meningkatkan kewaspadaan dini melalui kajian Puldatater dalam pemahaman dalam rangka mewujudkan cegah tangkal Radikalisme/Separatisme.

“Radikalisme atau ada lagi yang bilang Ekstrimisme itu terdiri dari radikal kanan, radikal kiri dan radikal lainnya yang bertujuan merubah ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila , seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945,” jelas Dandim.

“Selain itu juga, Separatisme, yang ingin memecah belah NKRI. Semuanya itu harus di cegah dan ditangkal,” tandasnya.

Acara yang dipimpin langsung oleh Dandim menghadirkan Danramil 416-01/Rantau Pandan, Danramil 416-07/Rimbo Bujang, Pasi Intel, Pasiter, Danunit, Bati Puanter, Bati Bakti TNI, Bati Komsos, Bati Wanwil, FKUB, Lurah, Kepala desa, Babinsa dan Babinkamtibmas.

Sementara itu, ketua Tim Asistensi Kolonel Inf Awal Nur Koorsahli Pusterad menyampaikan, bahwa TNI merupakan Garda terdepan dalam menjaga tetap utuhnya NKRI.

Kodim adalah satuan yang ada di wilayah harus berperan aktif dalam mencegah penyebaran paham radika dengan metode binter baik dengan Komsos, Bintahwil maupun Bakti TNI,” ucapnya.

“Untuk itu Kodim harus senantiasa melaksanakan pendataan masyarakat yang sudah terpapar Radikalisme. Selain pendataan juga melaksanakan sosialisasi pembinaan wawasan kebangsaan,”tambanya.

Harapan oleh Danpusterad Kita wujudkan saling pengertian dan pemahaman tentang peran, fungsi dan tugas masing-masing.

Diharapkan mampu mewujudkan suatu kemampuan komponen bangsa dalam ikut mengantisipasi serta mencegah terhadap muncul dan masuknya paham Radikalisme/Separatisme dalam perkembangan kondisi sosial yang pesat.

Peran pemerintah bersama FKUB, Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas diharapkan mampu mengendalikan cegah tangkal sedini mungkin diwilayah agar kegiatan tersebut tidak berkembang, setidaknya mereka mau berbuat kita bisa cegah dengan mengaktifkan Siskamling dan Ronda.

“Satu yang penting Kodim satuan teritorial bagaimana bisa mewadahi agar pembinaan dengan persoalan yang ada di wilayah,”tukasnya. (RED)

ADVERTISEMENT







ADVERTISEMENT