Ponpes Nurul Islam Bungo Butuh Donasi untuk Penambahan Lokal

Dibaca: 427 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kemajuan dunia pendidikan agama di Kabupaten Bungo semakin pesat. Hal itu dibuktikan dengan keberadaan Pondok Pesantren Nurul Islam di dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Hingga kini Ponpes Nurul Islam masih sedang terus menambah pasiltas belajar seperti ruang kelas bagi santriwan dan santriwati. Tahun arajan 2020-2021 saja Ponpes Nurul Iman peningkatan santri yang masuk ke Ponpes sangat luar biasa.

Pimpinan Ponpes Nurul Islam melalui Bendahara Desmartini ketika dijumpai diruang kerjanya mengatakan, sekarang Ponpes Nurul Islam kekurangan lokal. Hal itu disebabkan karena minat santri masuk kesini sangat luar biasa.

Kalau sekarang kapasitas lokal ada 8 tentu tidak bisa menampung jumlah ratusan santri yang ada. Kalau staf serta tenga pengajar sudah ada 51 orang. Jadi jumlah 300 orang santri memang pihak Ponpes agak kwalahan.

“Memang setiap tahun santri kita terus bertambah, sedangkan ruang belajar kita masih kurang. Harapan kami ada tiga ruanv belajar baru untuk memperlancar proses belajar di disini. Untuk itu kami samangat mengharapkan donasi dermawan,’ katanya.

Dikatakan, untuk pengembangan ponpes juga akan membangun asrama putra di lahan yang baru Pal 10 Sijau. Tentu pembangunan ini butuh biaya besar agar bisa berjalan.Semua bantuan dari para dermawan sangat diharapkan. Bila fasilitas sudah memadai maka Ponpes Nurul Iman akan lebih baik kedepannya.

“Untuk pembangunan kelas baru sekarang sudah berjalan dan masuk tahap plester kemudian akan dilanjutkan pemasangan keramik dan finishing. Ini semua murni dana dari para donatur yang sengaja menitipkan tabungan untuk akhirat di Ponpes Nurul Iman,” ucapnya.

Imbuh Desmartini, Ponpes Nurul Islam sangat membutuhkan sumbangsih dari Donatur atau para Dermawan, untuk dapat memberikan bantuan sedikit rezekinya ke Ponpes Nurul Islam, guna untuk mendukung kelancaran membangun tambahan lokal baru.

“Untuk kegiatan belajar mengajar Ponpes Nurul Islam tetap menerapkan protokol kesehatan, saat ini kita tidak menerima kunjungan tamu dulu untuk meminimalisir adanya kluster baru Covid-19,”katanya. (afr)

ADVERTISEMENT