Fenomena Berjemur di Masa Pandemi, Begini Penjelasan Dokter

Dibaca: 358 kali
Sekcam Pasar Muara Bungo, Sulaiman Berjemur di halaman Rumah

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Fenomena berjemur di bawak terik matahari banyak di temui di wilayah Kabupaten Bungo. Tak terkecuali di pemukiman warga, menyusul kasus baru Covid-19 kembali meningkat baru-baru ini.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bungo, enam Kecamatan kasus Covid-19 di kabupaten Bungo meningkat. Seperti di Kecamatan Rimbo Tengah, Bathin III, Bungo dan Kecamatan Pasar Muara Bungo.

Sekcam Pasar Muara Bungo, Sulaiman, S.Sos. Mengatakan, ia sengaja berjemur di waktu pagi sekira pukul 09 -10 Wib dengan durasi waktu 10-15 menit. Semua itu, dilakukan demi untuk mendapat vitamin D dari sinar matahari pagi.

“Selaku pemerintah kecamatan kami tak bosan-bosan mengajak seluruh warga Kecamatan Pasar Muara Bungo, untuk mematuhi prokes Covid-19 di mana saja berada. Terlebih bagi para pedagang dan pemebeli di wilayah pasar Muara Bungo, ” ungkap Sulaiman.

Dikatakan, berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Bungo, kecamatan Pasar Muara Bungo beberapa hari terkahir ini juga meningkat. Oleh karena itu, pihaknya terus mengajak seluruh masyarakat mematuhi prokes saat keluar rumah.

“Semenjak pandemi ini, saya sendiri  rutin berjemur agar mendapat vitamin D sinar matahari. Selain itu, menerapkan pola hidup sehat dan yang paling penting memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan jarak jarak,”tutup Sulaiman.

Terpisah, dr Safarudin Matondang, juru bicara Gugus Tugas Covid-19, kabupaten Bungo mengatakan, ada 4 kecamatan di wilayah Bungo meningkat kasus Covid-19.

Seperti di kecamatan Bungo Dani, Bhatin III, Pasar Muara Bungo, Pelepat, Pelepat Ilir dan paling tinggi Kecamatan Rimbo Tengah mencapai 681 kasus, konfirmasi 133 sembuh 525 dan meninggal 23 orang.

“Kami tak bosan-bosan terus mengajak masyarakat kita agar benar-benar menerapkan prokes Covid-19 dalam beraktivitas. Yang paling penting jaga imun jaga prokses dan kesehatan agar tidak terpapar. Bisa juga berjemur di bawah terik matahari pagi supaya kita mendapat vitamin D, “pungkasnya. (zek)

ADVERTISEMENT