Hadiri Jumat Curhat, Warga Bungo Usulkan Pembanguan Mapolsek Baru

Kompak Kapolres Bungo AKBP Bram dan Aparat Dusun serta pihak Kecamatan Rimbo Tengah Usai Jumat Curhat. Foto : sidakpost id/zakaria

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Program Jumat Curhat yang dilaksanakan oleh Kapolres Bungo disambut baik oleh masyarakat di wilayah hukum Polres Bungo. Bahkan tak sedikit wilayah di Bungo butuh Mapolsek baru.

Betapa tidak, dengan Jumat Curhat semua aspirasi dan keinginan disampaikan lewat diskusi langsung bersama Kapolres AKBP Wahyu Bram. Seperti masalah Kamtibmas.

“Banyak sekali masukan dari masyarakat setelah program Jumat Curhat dilakukan, ini menunjukan kalau kedekatan seperti ini bisa memberikan dampak positif,” ungkap Bram.

Selain masukan yang disampaikan Bram juga mengajak seluruh aparat dusun untuk lebih memaksimalkan BUMDes agar bisa dimanfaatkan untuk peluang usaha mikro.

“Bila pengelolaan BUMDes berjalan baik dan hasilnya dari pengelolaan juga bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran warga. Tentu semua ini, perlu gebrakan nyata,” katanya.

Lanjut Bram, semoga dengan program Jumat Curhat semua tergerak melakukan berbagai perobahan. Karena perilaku yang meniyimpang atau tindak kriminal lainnya disebabkan karena tidak ada pekerjaan.

“Oleh sebab itu, lewat dana yang masuk ke dusun manfaatkan untuk peluang-peluang yang menjamin masa depan warga dusun. Kita ingin semua tersentuh, bila program semua berjalan maka wilayah akan aman,” ucap Kapolres.

Terkait Pengusulan pembangunan Polsek baru, Kabag Ren, S Diyanto menjelaskan, untuk pendirian Mapolsek baru memang dari Polres mengusulkan ke Mabes Polri.

Apakah di setujui atau tidak itu tergantung dari kebutuhan wilayah yang mengusulkan Mapolsek baru. Namun, bila usulan Polsek baru belum di setujui ada beberapa solusi yang harus dilakukan.

“Untuk wilayah hukum Polres Bungo sudah ada tiga wilayah yang mengusulkan kantor Polsek baru. Seperti Rimbo Tengah, Bathin III dan  Jujuhan Ilir, memang kajian Polsek baru itu, sesuai jumlah penduduk, tingkat kerawanan dan lokasi pembagunan,” ujar Kabag Ren.

Dikatakan, kalau memang nanti belum bisa disetujui tentu langkah awal yang diambil membuat pos pol,  di wilayah yang butuh Mapolsek baru. Tentu apa yang menjadi keinginan masyarakat juga harapan Polres.

“Kita ingin semua wilayah di Bungo aman, nyaman dan jauh dari tindakan kriminal dan tindak pidana lainnya. Jalan untuk itu, adalah bagaimana memberi ruang kerja ke tiap warga agar bisa membantu ekonomi,” tukasnya. (zek)