Bungo Jadi Ladang Basah Bagi Bandar Narkoba Antar Provinsi dan Kabupaten

Kapolres Bungo AKBP Bram didampingi Wakapolres dan Kasat Narkoba Ungkap kasus Narkoba. Foto : zakaria

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Satresnarkoba Polres Bungo terus berantas peredaran narkoba di sejumlah kecamatan. Pasalnya, sudah 91 tersangka diamankan dari 47 kasus yang sudah dilaksanakan selama ini.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Narkoba AKP Lumbrian usai konferensi pers kasus narkoba, Jumat (5/8). Dari 91 tersangka itu laki-laki berjumlah 84 orang dan wanita 7 orang. Barang bukti yang diamankan sabu, ganja dan ekstasi.

“Bungo ini memang market besar karena wilayah sangat strategis pelintasan baik ke Jambi, Sumbar dan Jakarta. Maka dari itu, Bungo menjadi tempat yang empuk bagi mereka menyalurkan narkoba jenis sabu, ganja dan ekstasi,”ujar Kasat Narkoba.

Dijelaskan, pemintaan narkoba di Bungo memang sudah sangat mengkhawatirkan karena rata-rata penyumblai narkoba ingin mengedarkan di wilayah Bungo. Hampir di seluruh kecamatan di Bungo beredar sabu – sabu. Karena permintaannya tinggi maka bandar narkoba semangat datang kesini.

“Hal itu terbukti sudah banyak yang sudah kita tangkap tersangka narkoba baru-baru ini. Bahkan yang hari ini juga pemasoknya dari Riau. Selain dua tersangka yang sudah kita tangkap dua lagi masuk DPO,”ungkap Kasat.

Kasat juga mengajak semua elemen ikut memberantas narkoba dengan selalu ikut memberi pesan kepada anak-anak supaya tidak terjerumus. Karena awalnya mereka yang terlibat itu coba-coba hingga mereka ketagihan dan lalu menjadi bandar.

“Kami akan terus bekerja secara maksimal agar peredaran narkoba di wilayah Bungo bisa berkurang. Bila permintaan tidak ada maka para pemasok juga akan berpikir tuk datang ke Bungo ini. Jadi mulai sekarang mari jaga anak dan keluarga kita supaya masa depan mereka terjaga,”imbuhnya. (zek)