Spesialis Pencuri Sapi Kembali “Hantui” Warga Bungo

Dibaca: 1.547 kali
Inilah Kondisi Bangkai Sapi Yang Ditemukan Warga Dusun Purwhobakti Bungo.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Aksi pencurian Sapi dengan cara diracun kembali terjadi di Dusun Purwobhakti, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, Jambi, Kamis (5/7/2018) dini hari tadi, hingga tadi pagi belum diketahui siapa pemilik sapi tersebut.

Ditemukan dua ekor sapi yang sudah dipotong dan satu masih dalam keadaan utuh, namun sudah mati dan tergelatak didekat saluran air, tak jauh dari gapura selamat datang Dusun setempat.

Informasi yang diperoleh dari warga sekitar, dua bangkai sapi tersebut sudah tak utuh lagi, karena bagian paha serta bagian kaki sudah dibawa pencuri. Sedangkan ada satu bangkai lagi masih utuh, diduga kesiangan jadi tak sempat membawa semuanya.

“Kuat dugaan aksi pencurian sapi ini, dilakukan pada dini hari tadi karena keburu siang, jadi tidak semua sapi yang sudah diracun berhasil dibawa sang pencuri,” ujar Husni salah satu warga sekitar.

Sementara itu, Rio Dusun Puwobhakti, Sugini Suparto,S.Ag, saat dikonfirmasi mengatakan, membenarkan bahwa ada tiga ekor dapi tergeletak di perbatasan Dusun Purwobhakti tepatnya di dekat gapura, diduga sapi tersebut diracun oleh penciri dini hari tadi.

“Dua bangkai sapi itu, terlihat sudah tak utuh lagi sedangkan yang satu masih utuh, diharapkan kepada warga yang memiliki ternak sapi harus lebih waspada lagi karena aksi pencirian seperti itu, kerap terjadi,” tutupnya.

Terpisah, Kapolsek Kota Muara Bungo, AKP. David dikonfirmasi mengatakan, benar tadi ada laporan secara lisan dari warga sekitar bahwa ditemukan bangkai sapi sudah terpotong-potong dan satu lagi bangkainya masih utuh, di bawa pencuri.

Sebut Kapolsek, aksi pelaku sangat ahli mereka hanya mengambil keempat bagian paha dan kaki sapi yang memang banyak dagingnya. Selain itu, bekas potongannya di tinggal begitu saja.

“Kami ingatkan kepada masyarakat yang memelihara sapi, agar lebih berhari-hati karena, kalau tidak dipelihara dengan baik maka, aksi itu bisa terulang lagi. Ya kalau perlu sapi peliharaan dimasukan kedalam kandangnya supaya lebih aman dari aksi pencurian,” tukasnya. (zek)

ADVERTISEMENT


ADVERTISEMENT

Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*