Bupati Anwar Sadat Raih Penghargaan Penanganan Stunting

Kabar Gembira Untuk Warga Tanjab Barat Bupati Anwar Sadat Raih Penghargaan Penanganan Stunting. Foto : sidakpost.id/Satria. Biro Tanjab

SIDAKPOST.ID, TANJABBAR – Kerja keras Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag bersama Stakeholder dalam penanganan stunting membuahkan hasil.

Hal ini dibuktikan dengan diraihnya penghargaan piagam sebagai Peringkat 1 Kabupaten Terbaik se-Provinsi Jambi pada Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2022.

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, kepada Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Anwar Sadat, pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jambi Tahun 2024 di Swiss Belhotel Jambi, Rabu (5/4/2023).

Usai menerima piagam penghargaan Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan terkait bersama masyarakat Tanjung Jabung Barat.

“Alhamdulillah Tanjung Jabung Barat meraih peringkat 1 se-Provinsi Jambi. Penghargaan ini untuk seluruh warga masyarakat Tanjung Jabung Barat yang telah bahu membahu bersama teknis OPD dan pemangku kepentingan terkait dalam Aksi Konvergensi Pencegahan Stunting Tahun 2022,” ungkap Bupati.

Sementara Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya menyampaikan untuk tidak lengah dengan himbauan yang di dapat. Masih sangat diperlukan kreativitas dan inovasi serta sinergitas seluruh tingkatan Pemerintahan dan pemangku kepentingan kepentingan guna membangun perekonomian daerah, melalui langkah-langkah strategis yang tepat dan cerdas sesuai dengan kualitas bangunan profesi Jambi yang kami hargai bersama.

Isu strategis untuk rencana pembangunan 2024 adalah ketimpangan antar wilayah dan pendapatan, kualitas hidup sumber daya manusia, jalur logistik kemacetan, dan Pemilu Pilkada Serentak.

Menurutnya, strategi Isu tersebut terangkum dalam lima skala prioritas pembangunan yang nantinya akan sangat berperan dan membantu perkembangan masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi.

“Prioritas pembangunan tersebut antara lain peningkatan produktivitas, perkembangan SDM, Pembangunan infrastruktur daerah, peningkatan kualitas lingkungan hidup, ketentraman, dan mendesain umum,” katanya.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang mengacu pada Pasal 90 dan 91 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 tentang tatacara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

Selain itu juga tatacara evaluasi Ranpeda tentang RPJPD dan RPJMD serta tatacara perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD yang menyatakan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD dilaksanakan dalam rangka pembahasan rancangan RKPD Provinsi.

“Hasil Musrenbang dengan tema Pengurangan Ketimpangan untuk Pertumbuhan yang Inkpusif dan Berkelanjutan tersebut, disepakati dan ditandatangani seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Jambi,” katanya. (str)