Gerak Cepat Tindak Lanjuti Curhatan Warga, Polres Bungo Patroli Siswa yang Membolos

Terlihat Tim Samapta Polres Bungo Temuai Siswa SMAN 12 Bungo yang Membolos saat jam pelajaran nongkrong di warung. Foto : sidakpost.id/zakaria

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Keseriusan dari Polres Bungo dalam menindak lanjuti aksi bolos sekolah di wilayah kabupaten Bungo semakin jelas. Ini langkah kongkrit untuk mencegah tindakan menyimpang pelajar.

Terbukti, dari penyampaian masyarakat dalam program Jumat Curhat yang digelar setiap Jumat, ternyata masih banyak anak sekolah yang bolos saat jam pelajaran dia asyik duduk-duduk di warung dekat area pemancar kota Muara Bungo.

Hal tersebut disampaikan, Kanit Samapta yang memimpin patroli Bripka Irwandi mengatakan, patroli ini merupakan tindak lanjut dari visi misi bapak Kapolres Bungo setelah beberapa kali silaturahmi di Jumat Curhat bersama masyarakat.

“Hasil patroli yang kami gelar ditemukan tiga pelajar berkeliaran dan nongkrong di warung dekat pemancar. Tiga pelajar itu, dari SMAN 12 Bungo. Setelah ditemukan ke tiga siswa diserahkan kepada guru BK di sekolah,” ujar Irwandi, Minggu (5/2/2023).

Dijelaskan, saat terjaring patroli mereka itu tidak bisa banyak berbicara karena ketika ditemukan memang sedang di warung tak masuk sekolah. Sedangkan keluar rumah orang tua mereka tahu anaknya sekolah tapi kenyataan tidak masuk sekolah.

“Kami berharap para orang tua lebih teliti memantau anak-anak bila pergi sekolah, karena bila terus seperti ini maka ke depan akan merusak masa depan mereka. Kami hanya terus melakukan patroli agar anak – anak kita tetap sekolah,” tutupnya.

Terpisah, Kapolres Bungo, AKBP Wahyu Bram mengatakan, setelah pertemuan di program Jumat Curhat atas masukan dari tokoh masyarakat dan kelurahan adanya anak-anam bolos sekolah jadi patroli akan terus ditingkatkan.

“Semua masukan dan keluhan masyarakat lewat Jumat Curhat yang sudah kita gelar langsung ditindak lanjuti. Seperti cegah aksi bolos pelajar, dan juga membuat anak anak sibuk setelah jam sekolah selesai. Ini harus didukung oleh semua pihak sekolah,” ujar Bram.

Bram menambahkan, antisipasi agar siswa tidak menyimpang dibuat mereka kegiatan positif. Dengan mereka sibuk di luar jam sekolah maka bisa terhindar dari perilaku yang negatif, bila salah bergaul mereka itu bisa terpengaruh.

“Tanggung jawab ibu bukan lah tugas kami saja melainkan tugas semua pemangku kepentingan di kabupaten Bungo. Karena bila semua kompak dan peduli maka nasib siswa dan generasi kita bisa cerah orang tua juga harus benar-benar peduli,” harap Kapolres. (zek)