Ini Pesan Berharga Babinsa Koramil 416-07/RB, Serda Rex Harmodi Saat Jadi Irup Upacara di Sekolah

Dibaca: 245 kali
Babinsa Koramil 416-07/Rimbo Bujang, Jadi Irup Upacara Bendera di Sekolah.

SIDAKPOST.ID,TEBO – Guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa dan juga sebagai pelita penerang dalam gelap gulita jasanya terukir dan tertulis dengan tinta emas, tetap dikenang sepanjang zaman tak lapuk dihujan tak lekang dipanas.

Tujuan pendidikan nasional untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan profesi guru sungguh mulia. Oleh sebab itu, para pelajar wajib sopan santun dan menghormati guru baik di sekolah maupun diluar sekolah.

Pesan tersebut disampaikan oleh Babinsa Koramil 416-07/Rimbo Bujang, Serda Rex Harmodi, pada saat menjadi Inspektur Upacara bendera di SD 107/VIII Desa Giri Purno, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, Senin (5/2/2018).

Dalam amanatnya, Serda Rex Harmodi menekankan tentang karakter anak didik atau pelajar, harus memiliki etika sopan santun menghormati dan menghargai peran guru yang selama ini guru adalah Pahlawan tanpa tanda jasa.

“Setiap pelajar harus memiliki etika yang baik, berbudi luhur serta menghormati para guru maupun kepada orang tua. Jangan sesekali melawan atau melakukan tindak pidana terhadap guru. Karena Guru lah kita semua bisa memiliki berbagai ilmu pengetahuan untuk bekal sebagai genenerasi muda harapan nusa dan bangsa,” ujar Serda Rex Harmodi.

Sebutnya, akhir- akhir ini tindakan yang miris dan memilukan dilakukan oleh oknum pelajar menjadi Viral di media sosial (medsos), seperti kejadian baru – baru ini di Sampang Madura seorang Guru tewas akibat dianiaya muridnya.

Bukan hanya itu saja, kejadian murid SMP di Banjarnegara buka baju menantang Kepala Sekolahnya. Hebohnya lagi, beberapa waktu yang lalu Netizen digegerkan lagi dengan kasus guru kesenian tewas diduga dianiaya muridnya.

“Terkait tindakan kenakalan Siswa yang menjurus tindak pidana terhadap Guru tidak dapat ditolelir lagi. Hal ini harus menjadi perhatian serius semua elemen pendidikan dan para orang tua dengan melakukan tindakan persuasif maupun edukatif terhadap murid, agar anak bisa ditempa menjadi anak bangsa yang baik, ” pungkas Serda Rex. (asa)

ADVERTISEMENT


ADVERTISEMENT

Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*