Wisuda Ke 25 IAI Yasni Muara Bungo, Ini Pesan Rektor 

Rektor IAI Yasni Muara Bungo, dalam prosesi Wisuda ke 25. Senin (4/12). Foto : sidakpost.id/Julian.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Institut Agama Islam (IAI) Yasni Muara Bungo menggelar sidang senat terbuka dalam rangka wisuda ke 25 tahun 2023, diikuti sebanyak 295 wisudawan-wisudawati, bertempat di Ballroom Selagi Hotel Muara Bungo, Senin (4/12).

Rektor IAI Yasni Muara Bungo, Dr. Muhammad Solihin, S.Ag. S.Pd. M.Pd.I dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan bahagia, IAI Yasni Muara Bungo kembali mewisuda sebanyak 295 wisudawan dan wisudawati.

Rektor mengucapkan selamat dan apresiasi atas keberhasilan lulusan, yang telah menyelesaikan studinya di IAI Yasni Muara Bungo.

Lebih lanjut, Kepada para orang tua wisudawan, mengucapkan terima kasih, karena telah mempercayakan IAI Yasni Muara Bungo, sebagai tempat bagi anak-anaknya untuk menimba ilmu, dan hari ini, akan di kembali kepangkuan bapak/ibu.

” Atas keberhasilan para wisudawan/ti ini, kami atas nama civitas akademika menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya, mudah-mudahan ilmu yang telah diperoleh dibangku perkuliahan, dan telah ditempa di IAI Yasni Muara Bungo, mampu menjadi modal awal bagi wisudawan untuk berkarya dan mengabdi di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya

Selain itu, Ia berpesan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, dengan Ilmu yang telah diperoleh dapat diaplikasikan dengan baik di tengah-tengah masyarakat.

Dengan gelar tersebut, Kata Solihin, sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi baru. Seiring dengan gelar tersebut, tentunya akan menjadi tanggung jawab baru, memiliki level pengabdian lebih tinggi dari sebelumnya, untuk disumbangkan ke masyarakat dan bangsa.

” Untuk itu, berkarya secara kreatif dan inovatif ditengah-tengah masyarakat, dengan penuh kesungguhan dan integritas dan penuh keikhlasan, jadilah insan-insan yang menebarkan manfaat ditengah masyarakat. Sebagaimana agama telah mengajarkan, sebaik-baik nya manusia, adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” ungkapnya.

Lebih jauh, Solihin menambahkan, saat ini, dunia dihadapkan pada kemajuan digitalisasi, dan teknologi salah satu nya ditandai dengan hadirnya kecerdasan buatan, dimana hari ini banyak tenaga-tenaga manusia mulai digantikan oleh tenaga mesin, robot. Ini di satu sisi memberikan ancaman tersendiri bagi khususnya para wisudawan.

” Namun, di satu sisi kami meyakini lulusan IAI Yasni Muara Bungo memiliki kekuatan kompetensi nilai plus tersendiri, karena kita adalah lulusan perguruan tinggi agama islam, memiliki kekuatan spiritual, akhlakul karimah dan nilai-nilai islam. Tentu ini tidak bisa digantikan oleh robot dan kecerdasan buatan manusia, secanggih apapun teknologinya, ini lah nilai plus bagi kita sebagai lulusan perguruan tinggi islam, dan ini harus kita perhatikan dan kedepankan,” tukasnya. (Jul)