Kantor Kemenag Bungo Disatroni Maling Ribuan Buku Nikah Raib

Dibaca: 1.169 kali
Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro Didampingi Kabag TU Kemenang Bungo, H Aliyudin Sedang Olah TKP/Foto : sidakpost.id (zek)

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi disatroni pencuri. Alhasil, ribuan buku nikah digasak oleh pencuri. Aksi  nekat pencuri ini terekam kamera CCTV, pada Senin (01/11/2021) dini hari kemarin.

Informasi diperoleh pelaku begitu nekat karena melewati tiga pintu di ruangan kasi Bimas Islam. Dan juga kejadian itu, sudah yang ketiga kalinya di Kemenag Bungo.

BACA JUGA : kasus Perceraian di Bungo Meningkat, Faktor Ekonomi menjadi Penyebab Utama

“Sekarang sedang dilacak oleh polisi. Orangnya didapatkan di rekaman CCTV. Aksi nekat pencuri Ini terlihat sudah lihai, karena dalam rekaman itu pencuri langsung menuju ke rungan Kasi Bimas Islam,”ungkap Kabag TU Kemenag Bungo, H Aliyudin, Kamis (04/11/2021).

Dikatakannya, pencuri tersebut hanya mengambil buku nikah saja sedangkan barang-barang yang lain tidak di ambil. Seperti laptop di ruangan itu. Kuat dugaan sang pencuri sudah mengetahui tempat penyimpanan dimana letak buku nikah tersebut.

BACA JUGA :Dwi Hartono Beli Helikopter, Pengusaha Muda Asal Tebo

“Ada sekitar 1.500 buku nikah bearti yang di bawa oleh pencuri. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 900 juta kalau sudah digunakan nikah di luar kantor. Kami berharap pelakunya secepatnya bisa ditangkap,” tutupnya.

Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bungo, AKBP Guntur Saputro,S.IK,MH. Dikonfirmasi mengatakan, hingga kini polisi masih terus memburu saru orang yang dicurigai sebagai pencuri ribuan buku nikah di Kemenag Bungo tersebut.

BACA JUGA : Ini Wajah Begal, Pembunuh Pegawai Basarnas Asal Indramayu

Ia juga berharap agar lebih hati- hati menyimpan buku nikah karena harganya mahal, jadi harus benar-benar aman. “Memang barang bukti di lokasi ada tas diduga milik pelaku dan juga linggis yang digunakan pelaku,”kata Guntur.

Guntur berharap berangkas buku nikah tersebut diganti dengan yang lebih besar agar bisa lebih banyak menyimpan buku nikah.

“Sudah terpantau semua melalui kamera CCTV di Kantor Kementerian Agama. Diduga pencurinya satu orang. Total kerugian Kemenag setempat berkisar ratusan juta rupiah,”cetus AKBP Guntur. (zek)

ADVERTISEMENT