Wabup Berang, Sosialisasi Bahaya Narkoba Tetap Berjalan

Dibaca: 109 kali

SAROLANGUN – Bertempat di Aula SMK Negeri 4 Sarolangun, Wakil Bupati Sarolangun H. Hillalatil Badri membuka secara resmi kegiatan penyuluhan dan sosialisasi narkoba pada Senin (4/11/19) pagi tadi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan pelajar tingkat menengah dari beberapa sekolah yang ada di Sarolangun.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Sarolangun Deny Heriyanto S.IK., M.Si., Asisten III Setda Sarolangun Hazrian S.E., M.Si., dan Penyuluh Narkoba Ahli Pertama M. Arsad dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi sekaligus sebagai pemateri kegiaatan.

Disela membacakan sambutan Bupati Sarolangun, Wakil Bupati Sarolangun H. Hillalatil Badri sempat berang kepada pihak Kesbangpol selaku pelaksana, karena kegiatan sosialisasi dan penyuluhan yang dilaksanakan tersebut tidak sesuai dengan apa yang telah di diskusikan bersama Bupati Sarolangun dan pihak BNN pada beberapa waktu lalu.

“Saya merasa kecewa, pelaksanaan acara ini tidak sesuai dengan yang telah di diskusikan sebelumnya. Kan sudah diberi tahu, undang seluruh kepala sekolah yang ada di sarolangun. Kalau tidak tahu atau belum jelas makanya ditanya lagi, kalu begini kan jadi tidak maksimal,” tegas Wabup.

Menurut Hillalatil Badri, hasil dari diskusi yang dilakukan beberapa waktu lalu ialah mengundang seluruh Kepala Sekolah yang ada di Sarolangun.

Hal tersebut bertujuan agar sosialisasi dan penyuluhan tersebut dapat menjangkau ke seluruh daerah yang ada di Kabupaten Sarolangun dengan target sasaran ialah para pelajar.

“Ancaman narkoba ini bukan hanya di kota saja, tapi sudah mulai ada di daerah hulu sana. Kalau di undang seluruh kepala sekolah, mereka kan bisa melakukan sosialisasi kepada siswa mereka. Kalau seperti ini saya rasa tidak masimal ,” tambahnya.

Diakhir sambutan, Wakil Bupati berharap agar para peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tersebut dengan baik, sehingga generasi muda dapat bebas dari bahaya narkoba.

“Saya harap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, dan para guru dapat menyampaikan tentang bahaya narkoba kepada siswanya nanti, sehingga generasi kita bebas dari bahaya narkoba,” tandas Hillalatil Badri. (Rd)

ADVERTISEMENT







ADVERTISEMENT