Pasca Dimenangkan Bawaslu, PBB Bungo Makin Bersemangat Hadapi Pemilu

Dibaca: 388 kali
Suasana di Kantor DPC PBB Kabupaten Bungo.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Bungo semakin bersemangat dalam menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2019 pasca menang dalam sidang adjustifiksi sengeketa Pemilu oleh Bawaslu RI, Minggu (4/3/2019) malam ini.

Ketua DPC PBB Kabupaten Bungo, Heriyan kepada sidakpost.id, Minggu (4/3) mengungkapkan, keputusan yang telah dibuat Bawaslu itu merupakan titik balik bagi mereka untuk semakin mematangkan persiapan jelang Pemilu 2019.

“Tentunya kita sangat bersyukur dan alhamdulillah akhirnya gugatan PBB dimenangkan Bawaslu dan resmi menjadi peserta Pemilu. Kita sebagai pengurus daerah tentu sangat bahagia mendapatkan kabar ini,” ucap Heriyan.

Lebih lanjut dia mengatakan, jauh sebelum KPU menyatakan PBB tidak memenuhi syarat untuk lolos menjadi peserta Pemilu 2019, DPC PBB Bungo telah mempersiapkan para bakal calon anggota legislatif untuk bertarung dalam Pileg nanti.

“Meskipun sempat dinyatakan tidak memenuhi syarat, tapi kami tetap solid dan optimis bisa lolos sehingga semangat kami tidak mengendur untuk mendulang suara sebanyak-banyaknya pada Pileg nanti,” tukas Heriyan.

Sebagaimana diketahui, Partai Bulan Bintang (PBB) memastikan diri sebagai partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019. Keputusan ini berdasarkan hasil sidang adjustifikasi sengketa Pemilu oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dalam sidang tersebut, Bawaslu memenangkan gugatan sengketa hasil verifikasi partai politik calon peserta Pemilu 2019 yang diajukan Partai Bulan Bintang (PBB) atas Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal itu diputuskan dalam sidang pembacaan putusan oleh Bawaslu pada Minggu (4/3/2018) malam.

“Memutuskan dalam pokok perkara mengabulkan permohonan untuk seluruhnya,” ujar Ketua Bawaslu Abhan selaku pimpinan sidang di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta pada Minggu (4/3/2018).

Dalam putusannya, Bawaslu juga menyatakan PBB memenuhi syarat sebagai peserta pemilu anggota DPR DPRD tingkat provinsi, kabupaten dan kota 2019. Bawaslu juga membatalkan Surat Keputusan (SK) Pemilu Nomor 58/PL.01.1.-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang penetapan parpol peserta Pemilu 2019 yang dibacakan KPU pada 17 Februari lalu terbatas pada diktum kedua yang menetapkan PBB tidak memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu 2019.

“Keempat memerintahkan kepada KPU menetapkan PBB sebagai peserta Pemilu 2019,” kata Abhan.

Terakhir, Bawaslu juga memerintahkan KPU untuk melaksanakan paling lambat 3 hari sejak putusan dibacakan. Adapun sebelum pembacaan putusan, KPU dan PBB sudah menjalani lima kali sidang ajudikasi di Bawaslu. Setelah PBB melayangkan gugatan kepada Bawaslu pada 19 Februari lalu.

Hal ini setelah Surat Keputusan (SK) Pemilu Nomor 58/PL.01.1.-Kpt/03/ KPU/II/2018 tentang penetapan parpol peserta Pemilu 2019 yang dibacakan KPU pada 17 Februari lalu, PBB dinyatakan tidak memenuhi syarat verifikasi parpol calon peserta Pemilu 2019 secara nasional.

Penyebabnya, PBB tidak memenuhi syarat verifikasi di Kabupaten Manokwari Selatan yang mengakibatkan tidak memenuhi syarat verifikasi di Provinsi Papua Barat. Karena itu PBB dinyatakan tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2019. Atas status ini, PBB telah melayangkan gugatan kepada Bawaslu pada 19 Februari lalu. (zek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT