Gunakan Tiga Bahasa, Wako AJB Apresiasi Kenduri Adat Kumun Debai

Dibaca: 688 kali

SIDAKPOST.ID, SUNGAI PENUH – Kenduri adat (sko) Kecamatan Kumun Debai, minggu (4/3) meriah dan sukses. Kegiatan dihadiri Walikota, Ketua DPRD, Forkompimda, Kepala SKPD Sungai Penuh, tokoh masyarakat dari luar dan dalam daerah, dan ribuan masyarakat Kumun debai.

Ketua panitia pelaksana, Munasri, dalam sambutannya, menyebutkan, acara yang
Sakral ini, dilaksanana masyarakat Kumun debai, selama Lima tahun sekali.  Kegiatan ini, merupakan wujud rasa syukur kepada tuhan.

Kedepan, lanjut dia, semoga hasil panen, persatuan dan kesatuan masyarakat Kumun Debai, terus meningkat. “Suksesnya kegiatan tidak terlepas dukungan semua lapisan masyarakat, dan seluruh tokoh masyarakat, baik didalam dan diuar daerah,” ungkap Munasri.

Sementara itu, atasnama pengurus adat dan tokoh masyatakat Kumun debai, H Murady Darmansyah, gelar DPT Sampurno Bumi Putih, menyebutkan kegiatan ini, guna menyemangatkan dan mengenang kembali pendiri Kecamatan Kumun Debai.

“Terima kasih atas dukungan pemerintah Kota Sungai Penuh, yang telah memberi bimbingan sehingga kegiatan peringatan, khususnya kenduri sko bisa berjalan baik sukses,” sebut H Muradhy.

Sebaliknya, dirinya berharap, dukungan masyarakat Kumun Debai, terhadap pembangunan Sehingga, Kota Sungaipenuh, bisa lebih maju di semua sektor, khususnya dibidang Pariwisata.

Kedepan H. Muradhy, berharap kenduri sko bisa menjadi ajang promosi pariwisata, dan dinas pariwisata berperan, sehingga acara kenduri sko bisa dikenal tingkat nasional.

Dalam sambutan dan arahan Walikota, Asafri Jaya Bakri, mengucapkan salut terhadap kinerja panitia pelaksana yang menampilkan ke aslian prosesi adat ini dia juga berharap, kedepan bisa pertahan dan lebih ditingkatkan.

“Dipertahankan, dan ditingkatkan, untuk mendukung Pariwisata di kota Sungaipenuh, sehingga lebih dikenal ditingkat provinsi, nasional, bahkan hingga ke manca negara,” ungkap walikota.

Uniknya, susunan acara dibacakan dalam tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Arab. Acara juga dimeriahkan berbagai kesenian khas Kumun Debai.

Rangkaian acara, juga diisi dengan pembacaan sejarah singkat berdirinya Kumun debai, oleh Bhatar, DPT Puro Negoro dan dialnjutkan dengan pembacaan surat keputusan adat.(ly)

ADVERTISEMENT







ADVERTISEMENT