Tipu Korban 5 Milyar Warga Bangko Di Ciduk Polisi

Dibaca: 1.175 kali
Kapolres Merangin Saat Jumpa Pers Di Mapolres Merangin.

SIDAKPOST.ID, MERANGIN – Kasus penipuan dan penggelapan dengan nilai Lima Milyar Tujuh Puluh Juta Rupiah dilakukan oleh Reza Pebrizal (28) warga Pematang Kandis Kecamatan Bangko, Merangin. Terhadap Yuslaini (52) warga Sungai Penuh, dengan modus transaksi logam mulia emas.

Kejadian berawal, Senin 10 April 2017 lalu, sekira pukul 15.21 WIB di Bank BNI Cabang Bangko, Korban mentransper sejumlah Uang ke norek tersangka untuk pembelian 10 Kg emas dari tersangka berdasarkan kesepakatan transaksi antara keduanya terjadi.

Namun emas yang dijanjikan pelaku tak kunjung dikirim kepada korban, guna memastikan emas tersebut, korban berusaha menghubungi tersangka, namun tersangka tidak dapat dihubungi lagi alias hilang komunikasi.

Korban yang merasa ditipu oleh pelaku, akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Merangin, pada hari Minggu tanggal 23 April 2017. Akhirnya Sat Reskrim Polrea Merangin melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait laporan yang diadukan korban.

Berdasarkan hasil komunikasi dan penyelidikan yang dilakukan pihak Kepolisian terhadap keluarga korban, bahwa pekalu sedang berada di Jakarta. Tak mau ketinggalan Tim Polres melakukan pengejaran kewilayah Jakarta yang dibantu oleh pihak Polsek Taman Sari Jakarta Barat.

Kerja keras Kepolisian Merangin membuahkan hasil, pada hari Minggu 30 Aril 2017, mengamankan tersangka di salah satu Apartemen Mediterania Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Kapolres Merangin, AKBP Aman Guntoro, S.IK didampingi Kasat Reskrim dalam keterangan persnya di Mapolres Merangin, Jumat (2/6/2017) mengatakan, benar kita sudah mengamankan tersangka dan beserta barang bukti hasil penipuan tersangka uang senilai, Rp. 236.080.000, dan satu unit mobil BMW warna hitam dengan nomor Polisi B 589 YE dan STNK atas nama Suheli serta dua keping logam mulia emas seberat 9 ons.

“Uang hasil dari tindam pidana yang diperoleh pelaku digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti beli mobil dan untuk berpoya poya dengan uang yang dia peroleh. Pelaku dijerat dengan pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,”Tutup Kapolres Aman Guntoro. (Sarf)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*