Cukong Besar, Aparat, Ataukah Pihak SPBU?

Dibaca: 994 kali
Beginilah Penomena Antrian BBM Pertalite di Salah Satu SPBU di Bungo, Warga Rela Antrian Berjam-jam/Foto : sidakpost.id (red)

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Setelah minyak goreng sempat langka di pasaran, kali ini bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di kabupaten Bungo sulit didapati oleh masyarakat. Semua ini, apakah BBM benar-benar langka ataukah ada oknum – oknum tertentu yang memanfaatkan situasi.

Pasalnya, sejumlah SPBU di wilayah Bungo antrean terlihat sangat luar biasa. Bahkan tak hanya roda empat yang rela antrian berjam-jam ingin mendapatkan BBM, pengendara sepeda motor juga juga ikut antrean. Bukan hanya solar sulit didapati tapi pertalite juga sulit.

Informasi yang diperoleh dari operator salah satu SPBU Pal 3 Muara Bungo stok BBM yang masuk hari ini memang tidak ada masalah. Memang dari pagi banyak pengendara yang antri baik roda empat maupun roda dua. Mungkin di SPBU lain tidak ada jadi warga mau antrian disini.

Surip seorang pengendara sepeda motor juga mengaku, harus rela antrian untuk mendapatkan isi pertalite sebanyak tank motornya. Diakuinya, sejak pagi antrean di sejumlah SPBU sangat luar biasa jadi suka tidak suka yan harus begini setiap hari.

“Sayo sudah keliling ke sejumlah SPBU lain tapi BBM sudah tidak ada lagi kata orang SPBU. Kebetulan di SPBU Pal 3 ini masih ada jadi kami isi disini saja agar dapat minyak. Karena di kaki lima sulit didapati, kami berharap pemerintah ikut mengatasi masalah kelangkaan BBM ini,” ujarnya.

Terpisah, ketua JOIN, Zakaria juga ikut mengungkapkan, kelangkaan BBM yang ada di wilayah Bungo, patut diselidiki oleh pihak terkait. Karena kalau di SPBU stok aman tidak mungkin terjadi antrean panjang seperti ini.

“Saya menduga kelangkaan BBM ini ada ulah pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan situasi sulit dengan bisa mengambil keuntungan yang luar biasa. Akibatnya, masyarakat yang merasakan susah, setiap hari harus rela antrian di SPBU, “ucapnya.

Dijelaskan, untuk mengatasi semua ini, tentu pihak terkait harus turun tangan mengecek langsung ke setiap SPBU yang ada di wilayah Bungo. Apakah memang jatah SPBU dari pertamina yang kurang atau ada hal lain sehingga terjadi seperti ini.

“Setiap hari ada saja keluhan dari warga terlebih dalam bulan puasa ini, selain sulit didapati warga juga harus rela ikut antrean panjang berjam-jam. Kondisi ini tak bisa dibiarkan kasian masyarakat,” tegasnya. (cr1)

ADVERTISEMENT