RSUD Raden Mattaher Akan Jadu Rujukan Kasus Ginjal Akut Pada Anak, Ini Kata Pemprov

Pemprov Jambi Minta RSUD Raden Mattaher Lengkapi Fasilitas Yang Kurang Sebelum Di Tetapkan Menjadi RS Rujukan Kasus Gangguan Ginjal Akut Pada Anak. Foto : RSUD. Ratna Sari. Biro Jambi

SIDAKPOST.ID, JAMBI –  RSUD Raden Mattaher Jambi menjadi salah satu rumah sakit yang melayani dan menangani kasus gangguan ginjal akut pada anak.

Terkait masalah pembiayaan RSUD Raden Mattaher menerapkan sistem pembayaran melalui BPJS, Jamkesmas, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa.

” Semua di layani tergantung kondisi dan akan di tangani berdasarkan faskes mereka sendiri,” tambahnya.

Sampai sekarang Pemprov Jambi belum bisa menetapkan RSUD Raden Mattaher Jambi menjadi rumah sakit rujukan untuk kasus gangguan ginjal akut pada anak, karena masih ada beberapa fasilitas yang kurang dan harus di lengkapi.

” Kemarin saya sudah diskusi dengan Dinkes dan pihak RSUD Raden Mattaher, yang dimana membahas, harus dengan segera menetapkan status RSUD Mattaher jadi rumah sakit rujukan gangguan ginjal akut pada anak,” tambahnya

Hasil diskusi kemarin, selanjutnya akan di kirimkan ke Kementerian dahulu, dan kita akan menunggu tindak lanjut dari kementerian. Dengan beberapa catatan seperti salah satunya fasilitas cuci darah pada anak, harus segera di lengkapi.

” Dan juga kemarin, kami sudah komunikasi dengan Dinkes dan pihak RSUD, terkait fasilitas cuci darah untuk anak harus segera dilakukan dan jangan menunggu lama,” jelasnya.

Sejauh ini, Pemprov Jambi sudah membentuk tim khusus penanganan kasus gangguan ginjal akut pada anak. Pada tanggal 27 Oktober lalu, pemprov Jambi sudah mengeluarkan surat edaran dari gubernur Jambi kepada Bupati, Wali Kota, Dinas kesehatan Provinsi, Kabupaten, Kota dan rumah sakit di seluruh 11 Kabupaten Kota se-Provinsi Jambi.

” Pertama ada tahapan sosialisasi terkait gangguan ginjal akut pada anak, apa penyebab dan solusinya, kencingnya sedikit bahkan susah kencing, kemudian segera laporkan kepada puskesmas terdekat,” tuturnya. (rsa)