STIE-SAK Gelar Kuliah Umum Dengan Staf Ahli Kemenpora Joni Mardizal

Dibaca: 241 kali

SIDAKPOST.ID, KERINCI – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sakti Alam Kerinci (STIE-SAK) menggelar kuliah umum Pelatihan Peningkatan Literasi Pemuda Sahabat Anak, di Aula Kampus II STIE SAK Desa Tambak Tinggi, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, Sabtu (2/11/2019).

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Jonni Mardizal, MM, Staf Ahli Kemenpora Bidang Ekonomi Kreatif, Ketua STIE SAK Dr. Alvia Santoni, Civitas Akademika, Para Dosen dan diikuti oleh ratusan mahasiswa-mahasiswi STIE SAK.

Menurut Ketua STIE SAK Dr. Alvia Santoni, kegiatan ini dimaksudkan untuk mengedukasi mahasiswa khususnya dibidang Kepemudaan dan kepedulian terhadap anak. Hal ini sesuai dengan STIE SAK yang telah memiliki program Happy Class, yaitu kegiatan yang telah melakukan literasi terhadap anak seperti mengajar anak membaca, menulis, berhitung dan memberi motivasi terhadap anak agar bisa berdikari.

“Alhamdulillah hati ini STIE Sakti Alam Kerinci bisa melaksanakan Kuliah Umum berkala Nasional, dengan menghadirkan narasumber Dr. Joni Mardizal dari staf ahli Kemenpora dibidang Ekonomi Kreatif,” kata Alvia Santoni.

Ditambahkan pria yang akrab disapa Antis ini, selain kuliah umum pada hari ini STIE SAK juga telah menawarkan kerjasama dengan Kemenpora RI, mudah-mudahan kedepannya akan banyak program Kemenpora yang bisa dinikmati oleh mahasiswa khususnya dibidang kewirausahaan, kegiatan kemahasiswaan, dan STIE SAK.

“STIE SAK bisa membuat kerjasama dengan Kemenpora tentang pengembangan Kepemudaan, karena STIE memiliki BEM dan kegiatan mahasiswa baik itu Intra Kampus maupun Ektra Kampus dan kita akan mengupayakan hal ini bisa terealisasi secepatnya serta dilakukan penandatanganan MOU,” ungkap Ketua STIE.

Selain itu Alvia Santoni mengatakan bahwa kedepan STIE SAK akan terus mengupayakan lulusan yang bisa bersaing sesuai dengan yang masyarakat kita inginkan. Kita selalu mendorong mahasiswa menjadi Mandiri dan mengikuti organisasi intra dan ekstra kampus.

“Saat ini semua jurusan di STIE SAK sudah terakreditasi B dan kedepan kita akan mengupayakan STIE SAK menjadi lnstitut Ekonomi dan Bisnis, serta meningkatkan Akreditasi menjadi A,” paparnya.

Sementara itu, Dr. Jonni Mardizal, MM, dalam memberikan kuliah umum menyampaikan bahwa berdasarkan Undang-undang Nomor 40 tahun 2009, Pemuda adalah warga negara Indonesia yang berusia 16 sampai 30 tahun, yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan. Maka untuk itu mahasiswa harus bisa merobah mindset dengan selalu berfikir positif.

“Di Kemenpora ada program beasiswa Pascasarjana khusus bagi para pemuda aktivis guna meningkatkan SDM pemuda. Dan yang terpenting sekali adalah kita harapkan kedepan para senior bisa mengayomi adik tingkatnya dengan baik, dalam mempersiapkan SDM Pemuda yang handal dan bermartabat,”ungkap Jonni Mardizal.

Kuliah umum ini berlangsung semarak dan lancar, yang ditandai dengan antusias para mahasiswa dalam memberikan pertanyaan dan mengikuti kegiatan ini hingga selesai. (adv/jul)

ADVERTISEMENT







ADVERTISEMENT