Dampak Kabut Asap, Penerbangan di Bandara Bungo Turun 30 persen

Dibaca: 152 kali
Bandar Udara Muara Bungo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Imbas kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu lalu lintas penerbangan. Jadwal penerbangan pun jadi amburadul karena kejadian ini.

Kepala bandar Udara Muara Bungo, Sigit Budiarto mengatakan delay dan cancel banyak terjadi saat kabut asap melanda mengalami penurunan 30 persen jadwal penerbangan untuk di Bandara Muara Bungo.

“Kami prihatin dengan kejadian ini. Ada 30 persen aktivitas penerbangan sejak 11 – 29 September 2019 kemarin,” katanya.

Dia memaparkan penerbangan dengan jadwal pagi hari, menjadi penerbangan paling rawan terganggu jadwalnya.

Pasalnya, saat jam-jam tersebut kabut banyak bermunculan, jarak pandang sangat terganggu.

“Pagi hari itu berkabut jadi nggak direkomendasi terbang pada jam tertentu. Di atas jam 8-9 bisa terbang, karena itu banyak yang di cansel. Citilink dan Wing Air. Kalau untuk Nam AIR ada beberapa jadwal penerbangan,”ucapnya.

Namun untuk sekarang, kondisi sudah membaik jam terbang sudah mulai normal kembali.” Kita berharap tak ada lagi kabut asap sehingga tidak ada dampak yang mengganggu,” katanya. (zek)

ADVERTISEMENT