Dampak Corona, Pasar Tradsional Sepi Pedagang Mengeluh

Dibaca: 178 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Dampak dari mewabahnya virus Corona atau Covid-19 sejumlah Pasar tradisional dan Pasar Kalangan diiwilayah Tebo terbilang sepi alias sunyi dari pengunjung, akibatnya pedagangpun mengeluh karena transaksi jual beli menurun drastis hingga 80 persen dibandingkan sebelum adanya Covid-19.

Imbas Covid-19 juga terjadi di Pasar Sarinah (Pasar tradisional-red) Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, sejak mewabahnya virus Corona pasar ini sepi dari pengunjung dan bahkan kelesuan para pedagang ada yang menurup tokonya. Pasalnya, jual beli sangat sunyi bahkan ada istilah tidak pecah telur sama sekali.

Ketua pasar Sarinah Wirotho Agung Adi Sutrisno dikonfirmasi sidakpost.id mengatakan, pihaknya membenarkan sejak mewabahnya virus Corona Pasar Sarinah sepi dari pengunjung. Akibatnya para pedagang mengeluh karena hasil transaksi jual beli menurun drastis, bahkan istilahnya sering tidak pecah telur dalam berjualan.

“Sepinya Pasar Sarinah dari pengunjung, mengingat warga mematuhi himbauan pemetintah untuk mengurangi aktivitas diluar rumah. Kita berdoa agar corus Corona segera berakhir, sehingga pusat Pasar perbelanjaan kembali ramai oleh penginjung dan perekonomian pulih menjadi lebih baik lagi,” kata Ketua Pasar Hadi Sutrisno, Kamis (02/04/2020).

Budi ST Petugas Retribusi Disperindagnaker Tebo menuturkan, pihaknya juga membenarkan kondisi Pasar Sarinah Sunyi dan lengang dari pengunjung. Sunyinya Pasar ini, mengakibatkan hasil jual beli menurun dan pedagang mengeluh.

“Dampak Pasar Sarinah sangat sepi pengunjung dan sepi pembeli, Retribusi Kaki lima sempat menurun akibat para pedagang tidak bisa membayar Retriibusi, sehingga Retribusi yang ditargetkan Pemerintah melalui Disperindagnaker tidak dapat terpenuhi, ” ujar Petugas Retribusi Budi ST.

Hal senada disampaikan oleh Mujiati Petugas TPR Dinas LH & Perhubungan Tebo yang bertugas di Pasar Sarinah mengatakan, Pasar Sarinah Wiroho Agung memang sepi dari pengunjung sejak mewabahnya Covid-19. Mobil angkutan barang seperti Box dan Truk serta lainnya jarang masuk ke Pasar Sarinah sejak adanya Virus Corona.

“Benar om, pasar ini sunyi sejak ada wabah virus Corona. Pasar Sarinah merupakan pusat perbelanjaan masyarakat Rimbo Bujang sekitarnya dan menjadi tolak ukur perekonomian masyarakat,” ujar Petugas TPR Mujiati. (asa)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT