Cegah Covid-19, Bupati Bungo Ajak Semua Pihak Berpartisipasi

Dibaca: 114 kali
Bupati Bungo Gelar Rapat Koordinasi Bersama Pihak Perusahaan Dalam Penanganan Covid-19

SIDAKPOST.ID,BUNGO – Gerak cepat Pemerintah Kabupaten Bungo, dalam memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19. Bupati Bungo, H Masuri menggelar rapat koordinasi bersama pihak perusahaan, Kamis (2/04/2020).

Rapat yang digelar di ruang utama kantor Bupati Bungo, diikuti oleh Sekda Bungo, forkopimda dan
para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bungo, pihak perusahaan yang ada di Kabupaten Bungo.

Dalam kesempatan itu, H Mashuri mengatakan, keterlibatan semua pihak sangat dibutuhkan dalam penanganan mewabah virus Corona (Covid-19), agar tidak menimbulkan kondisi kepanikan di tengah – tengah masyarakat.

“Jumlah Alat Pelindung Diri (APD ) yang ada di Kabupaten Bungo saat ini masih minim atau kurang, diperkirakan hanya cukup untuk 10 hari ini. Oleh karena itu, perlunya partisipasi semua piham dalam penenganan Covid-19.

Sebut Mashuri, hingga 2 April 2020 Covid-19 di Bungo, tercatat Orang Dalam Pentauan (ODP) sebanyak 188 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1 orang.

”Satu orang PDP ini sudah melewati masa pengawasan, dan hasilnya adalah negatif covid-19. Sementara dari 188 ODP covid-19 ini 71 sudah melewati masa pantauan. Untuk postif Corona di Bungo tidak ada,” ucapnya.

Lanjut Bupati, masyarakat juga jangan panik, tapi mulailah menerapkan pola hidup bersih serta mentaati himbauan pemerintah, supaya mata ramtai penyebaran Covid-19 bisa diatasi secara bersama-sama.

“Semoga dengan peran aktif dari masyarakat dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 ini, maka Bungo bisa terhindar dari wabah Corona. Cuci tangan bila sudah menyentuh apapun dan hindari kontak langsung dengan orang terjangkit Corona,”katanya lagi.

Tak hanya itu, pemerintah Kabupaten Bungo terus berupaya agar dampak dari Covid-19 tidak terlalu berdampak luas kepada masyarakat. Jadi selain dari memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pemkab juga tetap memperhatikan kondisi harga sembako.

“Untuk harga sembako juga sudah kita pantau secara bersama, karena harga-harga kebutuhan pokok bila naiknya tak wajar maka bisa berimbas kepada rakyat kecil. Oleh karena itu, kepada semua pihak mari kita berperan aktif,” kata Hamas. (jul)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT