Antisipasi Omicron Masuk Bungo, Polres Bungo Gelar Rakor Lintas Sektoral

Dibaca: 554 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Guna upaya mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 varian Omicron masuk wilayah Kabupaten Bungo, Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, menggelar Rapat koordinasi (Rakor) antar lintas sektoral, di Aula Mapolres Bungo, Rabu (2/2/2022).

Dalam kegiatan ini, turut hadir Dandim 0416/Bute Letkol Inf Arianto Maskare Subagio, di wakili Pasi Ops 0416/Bute dan Bupati Bungo H Mashuri diwakili Asisten I Zulpadli, Kepala BPBD dan Kesbangpol Tobroni Yusuf,

Kadinkes Bungo dr Safarudin Matondang, Kepala dinas Pendidikan dan Kapolsek Jajaran Polres Bungo, serta para Camat Se Kabupaten Bungo serta undangan lainnya.

Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro dalam kesempatan tersebut mengatakan, dalam sepekan kasus Omicron melonjak  tajam di Indonesia dan diperkirakan akan terus naik. Bahkan bida empat kali lipat dari dari puncak kasus di tahun lalu.

“Bulan februari ini diperkirakan puncak gelombang ketiga sehingga sangat perlu pengetatan PPKM serta tracking dan testing agresive,”ungkap AKBP Guntur.

Dikatakan, kasus awalnya kebanyakan dari perjalanan luar negeri namun akan cepat sekali menyebar dengan transmisi lokal, posko PPKM bandara harus bekerja lebih extra untuk deteksi dan perketat serta testing random apabila ada potensi penumpang yang bergejala symptom omicron.

“Hal ini sangat diperlukan perubahan strategi, melihat karakter Omicron yang begitu cepat menyebar meskipun fatalitas rendah. Saat ini penting sekali untuk menyiapkan tempat isolasi di luar RS (isoter)mengantisipasi apabila terdeteksi di Kabupaten Bungo,”ujarnya.

Disampaikan Kapolres, Dinkes agar mengajukan permintaan obat-obatan ke Kemenkes sebagai langkah awal, untuk antisipasi apabila melanda wilayah Bungo.

“Saya berharap percepatan vaksinasi anak di semua titik harus benar-benar di maksimalkan pelaksanaannya, dan juga para orangtua tetap mendampingi anak anak dalam vaksinasi,”jelasnya.

Selain itu kata Guntur, para datuk Rio agar mendata kembali warga yang sudah vaksinasi. Dengan seperti itu, data bisa diperoleh secara real sesuai persentase yang dicapai. “Jadi kalau data valid maka data akan sesuai dengan data bottom up Kabupaten Bungo,”imbuhnya.

Lebih jauh kata Guntur, pemasangan Barcode Aplikasi peduli Lindungi di tempat tempat wisata, Hotel, perkantoran, mall serta lokasi pusat kegiatan masyarakat

“Semua itu berguna untuk mendeteksi warga yang sudah ikut vaksinasi dan deteksi kondisi kesehatan masyarakat guna menghambat penyebaran Covid 19 Varian Omicron,”tutupnya. (jul)

ADVERTISEMENT