Dukcapil Bungo Terpilih Sebagai Uji Coba Adminduk Secara Online

Dibaca: 331 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bungo, adalah salah satu dinas di Indonesia melaksanakan, uji coba pelayanan kepengurusan dokumen secara daring atau online.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Kemdagri) Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019, Tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Daring. Tak hanya itu, tandatangan Kadis dilakukan secara Online untuk lebih mudah kepengurusan yang dikontrol langsung oleh Kadis Dukcapil.

Jadi pelayanan pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) di setiap daerah akan diberlakukan secara daring. Pelayanan Adminduk Daring adalah rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dokumen dan data kependudukan, berbasis elektronik.

Sehingga semua proses pengurusan dokumen kependudukan berupa pengiriman data atau berkas persyaratannya dilakukan dengan media elektronik yang berbasis web Dukcapil, Bungo, dengan memanfaatkan fasilitas teknologi, komunikasi dan informasi.

Kadis Dukcapil Bungo. H Ibnu Hajar dikonfirmasi mengatakan, benar bahwa Dukcapil Bungo, diberikan kesempatan  14 Kab/Kota se Indonesia yang juga ikut melaksanakan uji coba tersebut.

“Seperti pengurusan, Kartu Keluarga, Akte Lahir, Pindah Datang dan Akte Kematian. Pelaksanaan uji coba ini, akan dilaksanakan pada Februari ini. Nanti akan kita sosialisasi dulu kepada seluruh masyarakat, baik di Kecamatan muapun Dusun, “ujar Ibnu Hajar.

Adapun Kab/Kota yang melaksanakan uji coba tersebut yakni, Kabupaten Bungo, Banda Aceh, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Bogor, Kota Tenggerang Selatan, Kota Bekasi, Kota Semarang, Kabupaten Cirebon, Kota Balik Papan, Kota Makasar, Kota Denpasar Bali, Kota Kupang, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Jaya Pura.

“Ini sudah disetujui oleh, Prof.Dr.Zudan Arief. SH.MH, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Rebublik Indonseia, saat rapat di Jakarta baru-baru ini. Dimana datanya nanti bisa dimasukan lewat Hp Android memalui web Dukcapil Bungo,”kata Ibnu Hajar.

Dikatakannya, masuknya Dukcapil Bungo sebagai uji coba tersebut, dengan dasar penilaian Dirjen atas pencapaian target perekaman e-KTP di Bungo, lebih dari standar nasional. 2018 lalu, Bungo tembus 99,10 persen, sedangkan target pencapaian secara nasional, 95 persen.

“Kita sangat berterimakasih, Dukcapil Bungo, bisa menjadi salah satu dinas yang melaksanakan uji coba kepengurusan dokumen secara online. Ini tentu, akan lebih memudahkan masyarakat melakukan kepengurusan semua dokumen,” ucapnya.

Jadi kata Ibnu Hajar, tidak ada alasan lagi bagi masyarakat, tidak mengurus dokumen. Karena sudah bisa dilakukan secara online.”Untuk tim verifikasi sudah siap dari Dukcapil Bungo,” tukasnya. (zek

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT