Toko Parfum di Tebo Tergenang Air, Petugas BPBD dan Damkar Turun Tangan

Dibaca: 259 kali

SIDAKPOST,ID.TEBO – Genangan air di Jalan Poros Unit II, Kecamatan Rimbo Bujang, terus diupayakan pengeringan oleh petugas BPBD Kabupaten Tebo, Sabtu (1/12). Pasalnya, air ini terus bertambah hingga masuk ke dalam ruko.

Diketahui toko milik Riko sejak, ranggal (29/11) sudah terendam. Akibatnya aktivitas pemilik toko jadi terganggu. Air ini, disebabkan drainase yang ada di depan ruko tersumbat, ditambah hujan terus mengguyur membuat sehingga genangan air bertambah.

BACA JUGA : Drainase Tersumbat Air Genangi Toko Minyak Wangi

Bandan Penangulangan Bencaca Daerah (BPBD) Tebo, bersama pertugas Damkar Rimbo Bujang, bekerja keras melkukan pengeringan air yang ada di dalam ruko, dengan carabdi sedot pakai mesin penyedot air.

Kabid BPBD Tebo, Antoni Faksi saat dikonfirmasi, mengatakan, benar hari ini petugas BPDB dibantu petugas Damkar Rimbo Bujang, menguras air yang ada di dalam toko klinik Parfum Nisa Wangi.

BACA JUGA :  Cenby Rosella Raih Juara I, Pramuka Putri Terbaik Kapenas 2018

“Benar tadi anggota kita dibantu anggota damkar melakukan pengeringan air yang menggenangi toko milik pedangang minya wangi. Air cukup banyak jadi jalan satu-satunya harus disedot,” ujar
Antoni.

Sebut Antoni, saluran drainase di depan ruko itu, tersumbat jadi bila hujan turun disekitar toko ini pasti digenangi air. Tak hanya tersumbat, ukuran saluran drainse yang ada dibawah jalan poros ini, ukurannya juga kecil.

“Selain kito sedot air yang ada didalam ruko milik warga tadi, kita juga melakukan penyemprotan air kedalam drainase karena sudah banyak sampah
yang menumpuk membuat air tidak lancar. Tadi menggunakan mesin semprot air dari damkar,” ujarnya.

Sementara, Lurah Worotho Agung, Siti Fatimah mengatakan, memang kindisi drainase di depan rulo itu kecil. Jadi bila hujan deras tak mampu menyedot air, ditambah lagi didalam drainase itu banyak sampah jadi memang harus disemprot.

“Berkat kerja keras petugas BPBD dan anggota damkar saluran drainase yang melintasi jalan poros ini sudah lancar. Bahkan air menggenangi ruko milik warga tadi juga sudah kering,” ujarnya.

Lurah Siti Fatimah, juga berharap agar tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah bukan pada tempatnya, terlebih membuang kedalam saluran drainase. Karena akibat sampah tersebut saluran drainase jadi tersumbat.

“Memang saluran drainse yang ada di bawah jalan poros itu ukurannya kecil. Insya allah tahun depan akan dimasukan dalam musrenbang, supaya saluran drinase bisa diperbesar lagi, sehingga air leluas mengalir ke pembuangan akhir ,”ujarnya. (nwr)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*