Rapat Evaluasi Wabup Bungo Warning 10 OPD

Dibaca: 178 kali
Rapat Evaluasi Pencapaian Seluruh OPD di Ruang Utama Kantor Bupati Bungo.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo, melaksanakan rapat evaluasi anggaran daerah. Rapat digelar di ruang utama kantor bupati, yang didikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Kamis (1/11/2018).

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Bungo H. Syafrudin Dwi Aprianto menegaskan ada beberapa agenda yang dibahas. Pertama melihat progres kegiatan pembangunan daerah baik dari segi fisik maupun keuangan.

BACA JUGAKedapatan ASN Lakukan Pungli Akan Disangsi Hukum

Dirinya menyebutkan, dengan melibatkan OPD pemkab Bungo sudah sama-sama melakukan evaluasi. “Dan alhamdulilah capaian fisik kalau kita lihat rata-rata kurang lebih sudah 70 persen kita asumsikan akhir triwulan ketiga,” ungkapnya.

Pihaknya juga optimis akhir tahun semua terealisasi 100 persen. Selain itu, ada juga beberapa catatan, misalnya pembangunan gedung farmasi di rumah sakit yang masih 60 persen.

Lanjut Apri, pihaknya meminta kepada seluruh OPD yang belum memenuhi target capaian realisasi fisik, diminta untuk berkomitmen bersama untuk menyelesaikannya.

Karena semua sumber berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Wabup juga tidak ingin ada keterlambatan. Sebab konsekuensinya akan terjadi penundaan dan kedepan pemkab juga bisa terkena pinalti.

“Makanya kita warning kepada seluruh OPD yang punya dana dari DAK. Semua pembangunan harus diselesaikan tepat waktu sesuai dengan tahapan yang sudah disepakati,” tegas Wabup.

Sebut Wabup, ada sekitar 10 OPD yang belum mencapai target pembangunan. Dirinya juga menyebutkan ada beberapa kendala di OPD terkait.

Seperti di Kesbangpol, hanya tinggal membuat perencanaan pengadaan mobil. Jika sudah membuat perencanaannya maka tinggal sedikit lagi pencapaian menjadi 100 persen.

” Ya semua OPD yang belum mencapai target harus dikejar, sehingga diakhir tahun nanti sudah terealisasi semua,” ucap Wabup Apri. (zek)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*