Bupati Mashuri Hadiri Orientasi Calon Anggota Korps PMI Bungo

Tampak Bupati Bungo Turut hadir dalam kegiatan Orientasi Calon Anggota PMI Bungo. Rabu (1/1/2023). Foto : Sidakpost.id/Juliansyah. Biro Bungo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Sebanyak 300 peserta calon anggota korps sukarela Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bungo mengikuti kegiatan Orientasi Kepalangmerahan bagi pembina serta anggota PMR dan KSR se Kabupaten Bungo.

Acara yang digelar selama satu hari dan bertempat di wisma Alisudin, Rumah dinas Bupati Bungo, Rabu (1/02/2023).

Tampak hadir didalam acara tersebut Bupati Bungo, H. Mashuri, ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Bungo Dr. Hj.Verawaty Mashuri, Sekda Bungo, serta Pengurus PMI Kabupaten Bungo.

Dalam kegiatan ini juga diisi dengan berbagai macam pembekalan materi kepalangmerahan diantaranya gerakan, prinsip dasar, lambang, visi misi dan renstra PMI.

Dalam sambutan Ketua PMI Bungo Dr. Verawaty Mashuri mengatakan, pagi hari ini PMI Kabupaten Bungo mengadakan orientasi kepalangmerahan bagi pembina PMR dan KSR.

“Kami mengadakan kegiatan orientasi kepalangmerahan bagi pembina PMR dan KSR ini dan yang lain tak bukan untuk melatih diri supaya para anggota PMR dan KSR ini ke depannya bisa mandiri berwibawa, ikhlas menolong antar sesama tanpa pamrih.

Dirinya meminta, kepada anggota PMI, PMR, dan KSR Kabupaten Bungo agar bisa bersinergi dengan menjalankan program pemerintah Kabupaten Bungo, yakni mewujudkan Bungo Maju dan sejahtera (Bungo Master) tahun 2026.

Tak hanya itu, para anggota nantinya bisa mengetahui track record dan play back palang merah itu sendiri.

“Kami meminta kepada seluruh anggota PMI Kabupaten Bungo, PMR dan KSR agar nanti bisa mengedepankan PMI Bungo di hadapan masyarakat dan mengetahui track record serta play back nantinya,” harapnya.

Sementara, Bupati Bungo H. Mashuri sekaligus sebagai pembina PMI Kabupaten Bungo dalam arahannya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus dan relawan untuk dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik.

“Berbicara palang merah hal ini tidak lepas dengan sejarah palang Merah Indonesia yaitu pada tanggal 3 September 1945, agar tidak ya kita mengetahui trek rekor dan playback palang Merah Indonesia itu sendiri,” kata Mashuri.

Dimana kata dia, PMI adalah organisasi masyarakat bergerak bidang kemanusiaan, berdasarkan undang-undang nomor 1 tahun 2018 tentang kepalangmerahan Indonesia.

“PMI Kabupaten Bungo beberapa tahun terakhir terjadi stagnan, Alhamdulillah di awal tahun 2023 ini coba kembali mengadakan acara silaturahmi pengurus dengan relawan KSR PMR se Kabupaten Bungo, untuk memupuk kembali hubungan emosional untuk terjalinnya program kerja PMI ke depan guna mengayomi masyarakat,” tukasnya. (jul)