Pemdes Pasir Mayang, Gunakan DD Untuk Kemajuan Desa

Dibaca: 1.073 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Sejak dilantik menjadi Kades Pasir Mayang, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo tahun 2018 lalu, Ahmad Ansori, memanfaatkan dana desa, baik untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

Sejumlah Infrastruktur telah selesai dibangun seperti, jalan rabat beton, gorong – gorong dan lapangan Voly Ball. Semua pembangunan yang sudah selesai dikerjakan berorientasi pada azas manfaat bagi masyarakat di desa Pasir Mayang.

Kades Pasir Mayang, Ahmad Ansori dibincangi mengatakan, semua pembangunan bersumber dari dana desa sudah selesai, sekarang sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk dana desa berjumlah Rp 754.952.000 tahun 2018.

“Jalan rabat beton yang sudah kita bangun, 270 meter, terletak Di Rt 03 Dusun Teluk Bentung I. Gorong-gorong di tiga lokasi yaitu Rt 01-02-07. Dan pembangunan Sanggar Seni di Rt 07 Dusun Teluk Betung ll, serta rehab lapangan Volly Ball, pembanguna lapangan Volly di Rt 08 Dusun Pasir Mayang,” ungkap Kades.

Selain itu, kata Kades, pemberdayaan seperti pelatihan Perangkat Desa, Pelatihan BUMDes, dan pelatihan peningkatan kapasitas kelompok perempuan dan pelatihan 10 program pokok PKK.

Diakuinya, sejak dilantik menjadi kades dirinya terus berupaya memajukan desa dengan dana yang sudah digelontorkan oleh Pemerintah Pusat maupun pemerintah Kabupaten. Setelah semua infrastruktur ini dibangun diharapkan masyarakat untuk bersama-sama menjaganya.

“Kedapan kami akan bekerja keras memajukan Desa Pasir Mayang disegala bidang. Maka dari itu, tidak akan bisa terlaksana tanpa dukungan dari masyarakat. Dan alhamdulillah tahun lalu sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Pasir Mayang, H Sohibi juga mengatakan bahwa selama ini, BPD dan pemerintah Desa terus berkerjasama dengan baik, demi memajukan desa Pasir Mayang. Selain itu, pak Kades juga membangun sinergi dengan semua elemen masyarakat yang ada.

“Sejak beliu jadi kades kominikasi terus berjalan dengan baik, setiap ada pembangunan selalu ada musyawarah, sehingga bisa dipastikan apa usul dan saran dari masyarakat terkait azas manfaat bangunan dan pelatihan yang sudah dilaksana,” tutupnya. (nwr)

ADVERTISEMENT










Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*