Toke Sawit Ditembak Perampok, Uang Rp 500 Juta Raib

Dibaca: 8.472 kali
Toke Sawit, Lukman Saat Dirawat Setelah Ditembak Perampok.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah Hukum Polres Bungo, tepatnya di wilayah Hukum Polsek Jujuhan, Senin (19/2/2018), sekira pukul 14.00 WIB.

Korban bernama, Lukman Pauzi (30), warga Blok B Setiung Empat, Kecamatan Koto Besar, Dharmasraya, Sumbar, terkena luka tembak dibagian kaki kirinya.

Kejadian berawal, saat Lukman bersama satu temannya, Ahong, usai mengambil uang di salah satu bank yang berada di Sungai Rumbai. Kemudian uang senilai Rp 500 juta, direncakan untuk membayar TBS ke salah satu perusahaan di Jujuhan.

“Setiba di KM 53 Dusun Sirih Sekapur  Kecamatan Jujuhan, saya langsung turun membawa uang yang ada di kantong plastik, sedangkan teman saya berada didalam mobil,” kata Lukman.

Saat itu, datang dua orang yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor Fu menghampiri dia, kemudian langsung merampas uang yang ada di kantong plastik yang dibawanya.

“”Uang yang ada di kantong plastik yang saya bawa berhasil dibawa kabur orang tak dikenal tadi, ” ungkap Lukman.

Sebut Lukman, setelah pelaku merampas uang dari tangan dia, salah satu dari pelaku langsung menembak kaki bagian kiri dia mengakibatkan puluru bersarang.

“Melihat kaki saya ditembak oleh perampok itu, kawan saya langsung mengejar pelaku, yang lari ke arah Sungai Rumbai, ” ujar Lukman.

Kapolsek, Jujuhqn, Iptu Andi Pernando Gultom dikonfirmasi mengatakan, membenarkan ada aksi perampokan di Jujuhan, untuk korbannya, warga Setiung Empat, bernama Lukman Pailuzi, “ujar Kapolsek.

Akibat luka tembak, dibagian kaki kiri, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Rantau Ikil, karena luka tembak tersebut cukup serius, dan harus di bedah, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Muara Bungo, untuk pertolongan medis.

“Saat ini tim Polsek Jujuhan dan Polsek Sungai Rumbai masih mengejar pelaku , dan Petugas masih menyisir semua wilayah perbatasan,” pungkas Kapolsek, Iptu Andi. (zek)

ADVERTISEMENT


ADVERTISEMENT

Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*