Warga Dua Desa di Tebo, Keluhkan Limbah & Polusi Pabrik Kelapa Sawit PTPN VI Rimdu

Dibaca: 482 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Warga Desa Tirta Kencana dan Desa Sapta Mulya, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo Jambi, mengeluh akibat limbah dan polusi asap yang disebabkan oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS), PTPN VI Rimbo Dua (Rimdu).

Menurut Prapto warga desa setempat saat dikonfirmasi menyebutkan aktivitas PKS selama ini, telah banyak mencemari lingkungan dan juga limbahnya dibuang kesungai.

“Akibat asap hitam yang keluarkan dari aktivitas PKS itu, lantai rumah warga banyak yang hitam seperti debu. Dan parahnya lagi setiap hari harus di sapu karena asap tersebut menempel dilantai seperti debu,”ungkap Prapto, Selasa (12/9).

Bahkan kata dia, akibat polusi asap hitam pekat yang keluar dari cerobong milim PKS itu, pernapasan warga menjadi terganggu. Seperti sesak nafas padahl warga sudah kerap melaporkan hal ini kepada pihak PKS, namun tak pernah ada tanggapan sama sekali.

“Warga sudah sering melaporkan kepada pihak PKS, bahwa asap dari aktivitas pabrik tersebut sudah menggangu kesehatan masyarakat. Namun hingga kini pihak PKS tak mengubris laporan warga tersebut,”ujarnya.

Dikatakannya, bukan hanya masalah asap hitam pekat saja, masalah limbah pabrik juga menjadi sorotan banyak orang. Karena selama ini limbah pabrik di kesungai yang berada didekat pabrik.

Akibatnya, banyak sumur-sumur milik warga yang menjadi sumber air kehidupan yang dikonsumsi setial hari bagi warga juga ikut tercemar dan mengancam kesehatan orang banyak.

“Kami sangat kecewa pak dengan sikap manajemen PKS, karena selama ini keluhan sudah sering disampaikan namin tak perbah di gubris. Seperti dulu sudah ada perjanjian pengobatan gratis kepada warga hingga kini tidak ada,”ucapnya lagi.

Sementara itu, Deni humas PTPN VI Rimbo Bujang saat dikomfirmasi via telepon selulernya dengan nomor. 0821 8346xxxx, benada aktif.

Namun hingga berita ini diterbitkan belum bisa mendapat jawaban terkait permasalah yang dikeluhkan warga yang ada di sekitar lokasi pabrik. (asa/zek)

 



Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*