Marah, Puluhan Mesin Dompeng Dimusnahkan Warga Bungo

Dibaca: 1.503 kali
Massa Dusun Rantau Duku, Kacamatan Rantau Pandan, Bungo Jambi, Musnahkan 20 set Mesin Dompeng.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Ratusan warga Dusun Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, musnahkan puluhan set mesin dompeng (PETI), Sabtu (9/9/2017).

Masyarakat dan Karang Taruna, sudah kesal dan tidak tahan lagi, dampak pencemaran lingkungan, karena aktivitas PETI mencemari air sungai bantang bungo yang menjadi sumber kehidupan air bagi masyarakat dusun setempat.

Sekretaris Dusun Rantau Duku, Mahjoni (29) saat dikonfirmasi mengatakan, pemusnahan puluhan mesin dompeng dilakukan oleh masyarakat. Hal ini dipicu karena air sungai terus tercemar, karena aktivitas PETI terus bekerja.

“Dalam pemusnahan mesin dompeng kemaren, setidaknya ada 20 set mesin dompeng berhasil di bakar dan sebagian dihancurkan menggunakan martil. Dan panen ikan di lubuk larang tak kujung terlaksana karena air tak kunjung jernih,”kata Mahjoni.

Menurut Sekdus, pembakaran dan pemusnahan mesin dompeng ini karena masyarakat tidak tahan lagi, harus mengkonsumsi air sungai yang keruh.

Bahkan kata Mahjoni aparat terkesan tutup mata terhadap aktivitas PETI yang sudah hampir dua tahun beroperasi. Oleh karena itu massa ambil tindakan turun langsung kelokasi PETI di sungai batang leban dan sungai batang tegan dimana limbah PETI tersebut di buang ke sungai batang bungo.

“Kalau masih juga bekerja, kami akan menggerak massa lebih banyak lagi. Karena panen ikan di lubuk larang belum bisa terlaksana karena air sungai masih keruh akibat PETI,”tambahnya.

Sementara Kapolsek Rantau Pandan, AKP. Herdis saat dikonfirmasi ia membenarkan adanya aksi massa yang membakar dan pemusnahan sejumlah dompeng.

Tetapi, menurut Kapolsek sejumlah mesin tersebut tidak bekerja lagi, Polsek bersama Koramil ikut mengawasi warga dilapangan pemusnahan mesin dompeng tersebut.

“Selama ini, masalah PETI sudah kita tertibkan, namun pelaku PETI tak kunjung jera. Saat massa turun kelapangan tidak ada mesin yang bekerja. Hampir saja bentrok massa dilapangan namun berhasil kami selesaikan,”ujar Kapolsek. (zek)

 



Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*