Misteri ‘Tunggul Buto’ di Tebo Memiliki Nilai Mistis

Dibaca: 3.209 kali
Inilah Tunggul Buto Yang Ditemukan Warga di Desa Giri Purno, Rimbo Ilir.

SIDAKPOST.ID, TEBO – Tim ekspedisi terdiri dari Lembaga Adat Melayu Jambi Tebo didampingi pihak Desa Giri Purno dan pihak Kecamatan Rimbo Ilir, meninjau dan mensurvei lokasi petilasan sejarah “Tunggul Buto” yang terletak di Desa Giri Purno Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo.

Konon ceritanya sangat menarik tentang Tunggul Buto ini, pasalnya Tunggul Buto merupakan sebuah Tunggul pohon kayu yang sampai saat sekarang ini sudah berumur ratusan tahun.

Menariknya lagi, tunggul buto pohon kayu ini dulunya, mengeluarkan getah seperti darah manusia. Di zaman dahulu tunggul buto ini merupakan lokasi pertarungan para pendekar sakti, inilah legenda cerita rakyat yang dirangkum dari beberapa sumber.

Pengurus Lembaga Adat Melayu Jambi Kabupaten Tebo Bainuri kepada sidakpos.id, Jumat (9/2/2018) membenarkan Tim Ekspedisi LAM Tebo bersama petugas Desa Giri Purno dan Camat Rimbo Ilir sudah mengecek lokasi keberadaan Tunggul Buto.

Hasil pengecekkanTunggul Buto diameternya lebih kurang besarnya seperti batang pohon kelapa dan tinggi dari tanah kurang lebih 2 meter dan warnanya Coklat keputihan.

“Kita dari LAM Tebo seksi kebudayaan dan pariwisata terus mendalami peninggalan sejarah petilasan Tunggul Buto di Desa Giri Purno Rimbo Ilir, dengan harapan nantinya petilasan Tunggul Buto ini bisa dijadikan Cagar Budaya, ” terang Bainuri Pengurus LAM Tebo.

Kades Giri Purno Sumardi mengatakan, pihaknya membenarkan adanya Tunggul Buto di desanya, soal sejarah Tunggul Buto dirinya kurang memahami dan diserahkan kepada ahlinya atau Sejarawan.

“Kalau memang memenuhi persyaratan dan kreteria tentang Tunggul Buto. Kita berharap kepada Pemkab Tebo atau Instansi terkait supaya Tunggul Buto ini bisa dijadikan Cagar Budaya untuk icon Kecamatan Rimbo Ilir khususnya dan Kabupaten Tebo pada Umumnya, “harap Kades.

sementara, Tanuji tokoh masyarakat Rimbo Ilir menyebutkan, menurutnya hasil keterangan yang dihimpun dari beberapa sumber seperti Sarwono warga Rimbo Ilir mengatakan, bahwa Sarwono pernah melihat penampakan Ular besar disekitar Tunggul Buto dan tiba-tiba menghilang.

Bukan hanya itu, pernah eksapator mau meratakan tanah disekitar lokasi Tunggul Buto mesin eksapator tiba-tiba mati, masih ada lagi kata Sarwono yaitu ada warga mencari okayu dilokasi tersebut menderita sakit yang tak kunjung sembuh sampai sekarang ini.

“Tunggul buto berada dilokasi PT SMS yang direncanakan didirikan Pabrik Kelapa Sawit, kita sebagai warga Kecamatan Rimbo Ilir berharap petilasan Tunggul Buto jangan sampai tergusur dan terus dilestarikan untuk Cagar Budaya,” tutup Tanuji. (asa)

ADVERTISEMENT


ADVERTISEMENT

1 Komentar

  1. Sesuatu yg mempunyai nilai sejarah wajib hukumnya kita pertahankan untuk warisan anak cucu kedepan,untuk itu LAM tolong pertahankan situs tersebut agar menjadi cagar budaya bagi kabupaten Tebo umumnya Tebo ilirnya khususnya

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*