Hendak Berburu Landak, Warga Merangin Tewas Tertancap Kayu

Dibaca: 1.069 kali
Pihak Polsek Saat Berada di Rumah Duka di Desa Rantau Jering.

SIDAKPOST.ID, MERANGIN – Naas, niat hendak berburu landak, di hutan Sungai Limau, Desa Rantau Jering, Kecamatan Lembah Masurai, M Sukur (32) warga Desa Rantau Jering, tewas terjatuh ke jurang dan tertancap di tunggul kayu, Selasa (3/7/2018) kemarin.

Infomasi yang diperoleh dari pihak, Kepolisian bahwa, M.Sukur ditemukan, dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi, di tengah hutan dengan posisi paha sebelah kiri tertancap tunggul kayu. Korban dan rekannya, Hendra berangkat dari rumahnya, Selasa 2 Juli 2018, pada pukul 09.00 WIB, hendak berburu landak.

Sesampai di tengah hutan, korban dan rekannya Hendra terpisah untuk berburu landak, usai terpisah dan rekan korban sudah pulang ke Desa Rantau Jering pada sekitar sore hari, sedangkan rekan korban tak melihat korban berada di rumah.

Karena korban tak kunjung pulang, akhirnya adik korban, bersama warga mencoba mencari korban disekitar lokasi berburu landak. Namun pada saat itu, pencarian tak membuahkan hasil, korban tak juga ditemukan.

Pada pagi harinya Rabu (4/7/2018) sekitar pukul 08.00 WIB, lalu pencarian di lanjutkan dan warga menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi paha kaki sebelah kiri tertancap tunggul kayu.

Dari dugaan sementara, korban meninggal dunia karena kehabisan darah akibat luka yang di alaminya. Sebab di lokasi kejadian banyak darah yang berceceran. Usai menemukan korban, selanjutnya korban di bawa ke rumah duka yang berada di Desa Rantau Jering.

Mendapatkan informasi jika ada penemuan warga yang tewas di tengah hutan, aparat Kepolisian Polsek Lembah Masurai langsung menuju kediaman korban.

Pihak kepolisian pada awalnya, mencoba untuk meminta izin pada keluarga untuk di lakukan visum. Namun pihak keluarga menolak di karenakan pihak keluarga sudah mengiklaskan kepergian korban.

Kapolres Merangin melalui Kapolsek Lembah Masurai, Iptu H.Sitepu membenarkan jika ada temuan korban tewas di tengah hutan. Dugaan kuat korban tewas akibat terjatuh ke jurang dan menancap tunggul kayu yang mengakibatkan paha kaki sebelah kiri terluka.

Sebut Kapolsek, pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kepergian korban dan tidak menuntut untuk mengusut kasus ini di kemudian hari.

“Keluarganya sudah mengiklaskan jika korban meninggal akibat terjatuh di jurang hutan Sungai Limau, bahkan pihak keluarga sudah membuat surat perjanjian untuk tidak mengungkit di kemudian hari jika terjadi sesuatu hal,” jelas Iptu H.Sitepu. (fjr)

ADVERTISEMENT


ADVERTISEMENT

Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*